Deretan Hoaks Bantuan Dana Pensiun Beredar di Facebook, Simak Faktanya

Hoaks mengenai bantuan dana pensiun menyebar melalui media sosial, salah satunya Facebook.

oleh Nur HabibieDiterbitkan 04 Agustus 2026, 21:00 WIB
Hoaks bantuan dana pensiun dari Kemenkeu dan Taspen Rp 130 Juta beredar di media sosial.

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait bantuan dana pensiun marak beredar di masyarakat. Hoaks ini menyebar melalui media sosial, salah satunya Facebook.

Lalu apa saja hoaks tersebut? Simak daftarnya berikut ini:

1. Cek Fakta: Hoaks Bantuan Dana Pensiun dari Kemenkeu dan Taspen Rp 130 Juta

Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim bantuan dana pensiun dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Taspen sebesar Rp 130 juta. Klaim itu ditemukan beredar di media sosial Facebook pada 28 Juli 2026.

Berikut isi unggahannya:

"💰 Kabar baik untuk para pensiunan!Program Dana Bantuan Kesejahteraan hadir di tahun 2026 🎉Bisa bantu:✔️ Ringankan beban ekonomi✔️ Tambah modal usaha✔️ Bayar hutang✔️ Biaya pendidikan & kesehatan⚠️ Kuota terbatas, jangan sampai kehabisan!📌 Segera daftar sekarang juga!".

Lalu benarkah klaim bantuan dana pensiunan dari Kemenkeu dan Taspen sebesar Rp 130 juta? Simak penelusurannya berikut ini...

 

 

2. Cek Fakta: Hoaks Video Sjafrie Sjamsoeddin Membuka Pendaftaran Dana Pensiun 2026

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan video Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin membuka pendaftaran bantuan dana pensiun 2026. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada akhir pekan lalu.

Dalam unggahannya terdapat video Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dengan narasi sebagai berikut:

"Kabar sangat baik khusus untuk Anda para pahlawan pensiunan di seluruh wilayah nusantara. Kami dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia resmi meluncurkan program bantuan finansial khusus yang siap mendampingi masa purnatugas Anda.

Program ini dirancang khusus untuk memastikan kesejahteraan Anda terjamin. Jangan lewatkan hak Anda yang bisa diklaim sekarang juga.

Perhatian kuota untuk program bantuan ini sangat terbatas jumlahnya jangan sampai Anda terlewat dan menyesal di kemudian hari.

Waktu Anda terbatas segera klik tautan pendaftaran sekarang juga dan raih kesempatan emas ini sebelum kuota habis hari ini."

Akun itu menambahkan narasi:

"PROGRAM BANTUAN DANA PENSIUN 2026 RESMI DI BUKA!!

kesempatan bagi seluruh pensiunan di Indonesia untuk mendapat bantuan dana pensiunan demi menunjang kesejahteraan di masa pensiun. segera lakukan pendaftaran dan lengkapi persyaratan yang dibutuhkan."

Lalu benarkah postingan video Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin membuka pendaftaran bantuan dana pensiun 2026? Simak penelusurannya berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Video Mendikdasmen Abdul Mu'ti Umumkan Program Bantuan Dana Pensiun

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan video program bantuan dana pensiun dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Tiktok. Akun itu mempostingnya pada 15 Mei 2026.

Dalam unggahannya terdapat video Abdul Mu'ti dengan narasi sebagai berikut:

"Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh saya Profesor Abdul Mu'ti Menteri Pendidikan Indonesia. Hari ini menyatakan bahwa dana bantuan untuk pensiunan segera disalurkan. Segera dapatkan dukungan dana dan fasilitas khusus untuk meningkatkan kesejahteraan di masa pensiun. Jangan dilewatkan karena kuota sangat terbatas terima kasih."

Postingan itu juga disertai dengan tautan yang mengarah pada nomor WhatsApp tertentu.

Lalu benarkah postingan video program bantuan dana pensiun dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti? Simak penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya