Prabowo Minta Erick Thohir Susun Blueprint Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

Di Kongres PSSI 2026, Prabowo meminta Erick Thohir menyusun blueprint Timnas menuju Piala Dunia 2030 dan menegaskan dukungan penuh pemerintah.

oleh Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 03 Agustus 2026, 15:35 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberi tiga arahan utama berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan atlet serta penguatan ekosistem pembinaan olahraga nasional saat menerima Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (25/11/2025). (Humas Kemenpora).

Liputan6.com, Jakarta - Prabowo Subianto menegaskan arah baru pembinaan sepak bola nasional dengan meminta Erick Thohir menyusun blueprint Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030.

Pesan itu disampaikan dalam pidato Presiden yang dibacakan Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pada Kongres PSSI 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026).

Dalam forum tersebut, Prabowo menyebut Timnas Indonesia memiliki peluang untuk menatap panggung Piala Dunia 2030. Ia menekankan pentingnya ambisi besar yang dibarengi keberanian untuk mewujudkannya.

Pemerintah juga dinyatakan siap mengawal kerja PSSI dan Timnas Indonesia. Prabowo menekankan prasyaratnya: kerja keras, disiplin, dan persatuan.


Mandat Blueprint Timnas 2030

Prabowo menugaskan Erick Thohir, dalam kapasitasnya sebagai Menpora dan Ketua Umum PSSI, untuk menyiapkan peta jalan Timnas Indonesia menuju 2030. Mandat tersebut diposisikan sebagai arah pembangunan sepak bola nasional yang berkelanjutan.

"Saudara-saudara, pemerintahan yang saya pimpin memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung kemajuan sepak bola nasional. Saya telah meminta Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI menyusun blueprint Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030 sebagai arah pembangunan sepak bola Indonesia secara berkelanjutan," papar Prabowo dalam pidatonya.

Selain penyusunan blueprint, pemerintah disebut akan terus menopang program sepak bola nasional berupa pendanaan, pembangunan infrastruktur, pembinaan usia dini, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga.

"Namun, saya ingin menegaskan cita-cita besar ini tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah atau PSSI saja. Ini adalah kerja besar bangsa Indonesia," terang Prabowo.


Peluang 2030 dan Seruan Kerja Keras

Prabowo mengakui jalan menuju turnamen terbesar dunia tidak akan mudah. Meski demikian, ia menilai Indonesia layak membidik tiket Piala Dunia 2030 dan mengajak semua pihak berupaya maksimal.

"Saudara-saudara sekalian, Indonesia adalah bangsa yang besar. Bangsa yang besar harus memiliki cita-cita yang besar dan keberanian untuk mewujudkannya. Saya memandang Indonesia layak bisa tampil di Piala Dunia 2030," ujar Prabowo.

"Pemerintah akan terus memberikan dukungan penuh terhadap kerja keras PSSI dan Timnas Indonesia. Kita sebagai bangsa besar harus mampu berprestasi melalui kerja keras, disiplin, dan persatuan," jelasnya.

Lanjut Baca:

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan sepak bola bukan semata hasil di papan skor. Ia menilai olahraga ini menjadi wahana pembentukan karakter dan mentalitas bangsa. "Di lapangan hijau, kita belajar tidak ada kemenangan tanpa disiplin, tidak ada prestasi tanpa pengorbanan, dan tidak ada kejayaan tanpa kerja sama. Nilai-nilai itulah yang sesungguhnya menjadi fondasi bagi kemajuan sebuah bangsa," tutur Prabowo. Ia menyebut pembangunan sepak bola berjalan seiring dengan pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, sepak bola mengajarkan integritas, penghormatan terhadap aturan, semangat kerja sama, serta ketangguhan menghadapi tantangan. Prabowo juga mencontohkan peran Skuad Garuda dalam merajut kebersamaan. Ia menggambarkan bagaimana jutaan masyarakat memberi dukungan saat Timnas bertanding, melampaui latar belakang yang berbeda. "Ada satu hal yang selalu membuat saya bangga. Setiap kali Timnas Indonesia bertanding, kita melihat Merah Putih mampu menyatukan seluruh rakyat Indonesia," ungkapnya. "Di situlah kita melihat bahwa sepak bola bukan sekadar olahraga. Sepak bola adalah kekuatan yang mempersatukan bangsa sekaligus memperkuat rasa cinta kepada Tanah Air," kata Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya