Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid memasuki musim baru dengan satu keputusan penting yang berpotensi memengaruhi seluruh permainan tim. Pelatih Jose Mourinho kini dihadapkan pada pilihan besar mengenai posisi terbaik Jude Bellingham di dalam skuad.
Gelandang Timnas Inggris itu tampil luar biasa sepanjang Piala Dunia 2026 dan menjadi salah satu pemain Real Madrid dengan performa paling konsisten. Penampilannya kembali memperlihatkan kualitas sebagai pemain serbabisa yang mampu memberi dampak besar di berbagai area lapangan.
Advertisement
Akan tetapi, menentukan posisi ideal Bellingham bukan perkara mudah. Keputusan Mourinho nantinya diyakini akan membentuk pendekatan taktik Real Madrid sepanjang musim 2026-2027.
Bellingham Pernah Bersinar sebagai Gelandang Serang
Pada musim debutnya bersama Real Madrid, Bellingham tampil luar biasa setelah didatangkan dari Borussia Dortmund dengan nilai transfer 100 juta euro (sekitar Rp 2,05 triliun). Ia menjalankan peran sebagai gelandang serang sekaligus penyerang bayangan dan hampir meraih gelar top skor La Liga.
Kemampuannya mencetak gol tetap diimbangi kontribusi besar dalam membantu pertahanan dan membawa bola dari lini tengah. Kombinasi tersebut membuat Bellingham menjadi salah satu pemain paling komplet di dunia.
Perubahan Peran Kurangi Ketajaman
Setelah kepergian Toni Kroos dan Luka Modric, staf pelatih Real Madrid mulai menggeser peran Bellingham lebih ke dalam. Ia lebih sering dimainkan sebagai gelandang tengah demi menjaga keseimbangan permainan.
Namun, perubahan tersebut membuat kontribusi ofensifnya tidak semaksimal sebelumnya. Dalam beberapa pertandingan, Bellingham bahkan menjalankan tugas yang menyerupai bek sayap ketika tim kehilangan bola.
Mourinho Punya Banyak Opsi
Jose Mourinho memiliki sejumlah pilihan untuk memaksimalkan kualitas Bellingham musim ini. Ia dapat menempatkannya sebagai gelandang serang, gelandang nomor delapan, gelandang bertahan dalam skema poros ganda, maupun peran lain sesuai kebutuhan tim.
Apabila dimainkan lebih dekat ke kotak penalti, Bellingham berpeluang kembali meningkatkan produktivitas gol sekaligus menjadi pemimpin tekanan dari lini depan. Oleh karena itu, keputusan Mourinho bukan hanya menentukan posisi sang gelandang, tetapi juga memengaruhi keseimbangan, gaya bermain, dan efektivitas Real Madrid sepanjang musim.
Sumber: The Real Champs