Liputan6.com, Jakarta - Arsenal mengawali rangkaian pramusim dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Girona. Penampilan dominan anak asuh Mikel Arteta menghadirkan sejumlah catatan menarik menjelang bergulirnya musim baru.
Arsenal tampil unggul sejak babak pertama melalui gol Kai Havertz dan rekrutan anyar, Christos Tzolis. Girona sempat memperkecil ketertinggalan setelah jeda, tetapi The Gunners langsung membalas dengan dua gol tambahan.
Advertisement
Hasil tersebut memperlihatkan kualitas skuad Arsenal yang tetap terjaga meski melakukan sejumlah rotasi. Beberapa pemain muda dan wajah baru juga berhasil memanfaatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Max Dowman Kian Layak Dapat Kesempatan
Max Dowman menjadi pemain yang paling mencuri perhatian sepanjang pertandingan. Gelandang muda jebolan akademi Hale End itu tampil berani, kreatif, dan berkontribusi langsung terhadap dua gol Arsenal.
Dowman memberikan assist matang kepada Kai Havertz untuk membuka keunggulan Arsenal pada menit ke-16. Ia kemudian mencetak gol indah yang membawa timnya kembali unggul dua gol setelah Girona sempat memperkecil kedudukan.
Selain kontribusi tersebut, Dowman juga tampil cerdas dalam mengambil keputusan. Ia mengetahui kapan harus mengalirkan bola, mempertahankan penguasaan, maupun melakukan penetrasi ke area pertahanan lawan.
Performa itu menjadi sinyal kuat bahwa Dowman layak memperoleh menit bermain lebih banyak musim ini. Bukayo Saka memang tetap menjadi pilihan utama di sisi kanan, tetapi Dowman menunjukkan kualitas sebagai pelapis yang sangat menjanjikan.
Debut Positif Christos Tzolis
Christos Tzolis menjalani penampilan terbuka pertamanya bersama Arsenal setelah bergabung dari Club Brugge. Winger asal Yunani itu langsung mencetak gol sekaligus memberikan gambaran mengenai perannya dalam skema Mikel Arteta.
Tzolis tampil disiplin menjaga lebar permainan di sisi kiri sesuai kebutuhan taktik Arsenal. Gol perdananya lahir setelah memanfaatkan umpan Ricardo Calafiori sebelum melepaskan penyelesaian tenang yang sempat berubah arah karena mengenai pemain lawan.
Meski masih memiliki kekurangan saat menggunakan kaki yang lebih lemah, adaptasinya berjalan cukup baik. Tzolis juga menjadi satu di antara pemain dengan sentuhan terbanyak di kotak penalti lawan sepanjang pertandingan.
Lini Belakang Arsenal Tetap Kokoh
Arsenal kembali memperlihatkan kualitas pertahanan yang menjadi kekuatan utama musim lalu. Meski tanpa Jurriën Timber, Gabriel, dan William Saliba, lini belakang tetap tampil sangat solid.