Masyarakat Diminta Tak Sebarkan Hoaks soal Pagar Mal

Polda Metro Jaya memastikan Jakarta tetap aman dan belum ada pemberitahuan aksi.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 01 Agustus 2026, 19:36 WIB
Pemasangan pagar besi tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan mendadak menjadi pembahasan warganet di media sosial. (Foto: Tangkapan Layar Sosmed)

Liputan6.com, Jakarta - Polisi meminta masyarakat dan penggiat media sosial tidak menyebarkan disinformasi maupun provokasi, terkait ramainya pemasangan pagar besi di sejumlah pusat perbelanjaan.

Hingga kini belum ada pemberitahuan aksi unjuk rasa. Selain itu, situasi keamanan di Jakarta dipastikan tetap aman serta kondusif.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, media sosial merupakan ruang publik untuk menyampaikan kritik dan pendapat. Namun, masyarakat diminta menyaring informasi sebelum menyebarkannya.

“Kita memberi ruang kepada seluruh masyarakat untuk menyampaikan kritik, menyampaikan informasi, ide, dan gagasan di media-media sosial. Ini merupakan ruang publik. Tapi tinggal bagaimana kita untuk memfilter informasi itu,” kata Budi kepada wartawan, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Budi, Polda Metro Jaya terus melakukan patroli siber dan deteksi dini bersama Direktorat Siber, Direktorat Intelkam, serta berkoordinasi dengan berbagai elemen masyarakat. Hingga kini, polisi juga belum menerima surat pemberitahuan terkait aksi unjuk rasa.

“Kami melalui teman-teman media, melalui penggiat media sosial dan seluruh masyarakat untuk kita tidak menyampaikan disinformasi, provokasi, ataupun fitnah, ataupun penyesatan-penyesatan dalam informasi,” ujarnya.

Terkait pemasangan pagar besi di sejumlah mal, Budi meminta publik tidak langsung mengaitkannya dengan isu keamanan. Menurutnya, alasan pemasangan pagar sebaiknya dikonfirmasi kepada pihak pengelola mal.

“Terkait tentang pemasangan pagar, kami minta teman-teman langkah pertama pertanyakan dulu dengan asosiasi ataupun pihak manajemen mal tersebut. Jangan sampai menimbulkan persepsi dan asumsi,” katanya.

 

Berkomitmen Jaga Jakarta

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, dan Kodam Jaya berkomitmen menjaga situasi keamanan agar masyarakat tetap dapat beraktivitas seperti biasa.

“Kami juga menyampaikan kepada para penggiat media sosial untuk bijaklah, tidak memberikan rasa kekhawatiran. Masyarakat kita masih memiliki aktivitas rutin, mereka yang sekolah, bekerja, UMKM, tetaplah berjalan seperti biasanya,” ujar Budi.

Budi menegaskan, kondisi keamanan di Jakarta masih aman, tertib, damai, dan terkendali. Ia memastikan kepolisian akan terus mengawal keamanan masyarakat, tidak hanya selama Agustus, tetapi juga pada bulan-bulan berikutnya.

“Kita jamin, bukan cuma sampai dengan Agustus, September, sampai dengan selanjutnya. Polri, Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Pemerintah DKI ini selalu hadir untuk mengawal aktivitas kegiatan masyarakat,” pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya