Produser Musik Lafa Pratomo Satukan Isyana Sarasvati, Hindia Hingga Bilal Indrajaya

Produser Lafa Pratomo membuat proyek yang menyatukan banyak nama musisi tenar Indonesia. Dari Banda Neira hingga Hindia dan Jason Ranti.

oleh Wulan Noviarina AnggrainiDiterbitkan 01 Agustus 2026, 12:54 WIB
Lafa Pratomo dan musisi Indonesia © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Liputan6.com, Jakarta - Komposer dan produser musik Lafa Pratomo akhirnya mewujudkan proyek album yang sudah lama diimpikannya usai lebih dari satu dekade berkarya di industri musik. Album bertajuk Garis Tegak ini mempertemukan 12 musisi lintas genre dalam enam lagu kolaborasi yang akan dirilis bertahap setiap bulan.

Lewat proyek ini, Lafa menggandeng sejumlah nama seperti Hindia, Banda Neira, Isyana Sarasvati, Jason Ranti, Bilal Indrajaya, The Jansen, Feby Putri, hingga Matter Mos. Proyek ini sekaligus menjadi perayaan 12 tahun perjalanan Lafa sebagai produser musik.


Tak Sembarangan Pilih Musisi

Lafa Pratomo dan musisi Indonesia © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Lafa mengaku tidak sembarangan memilih musisi yang diajak berkolaborasi. Sebagian merupakan rekan yang pernah bekerja sama dengannya, sementara sisanya adalah musisi yang selama ini ia kagumi karyanya.

"Pertimbangan pertamanya, beberapa dari teman-teman sudah pernah kerja bareng, terus berteman baik. Ada beberapa yang belum pernah kerja bareng, tapi aku sangat mengagumi karya-karya mereka," ungkap Lafa Pratomo saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2026).

"Jadi bekalnya itu. Udah pernah kerja sama Hindia, sama Bilal, mungkin itu jadi zona amanku. Sama Nadhif, kami belum pernah kerja bareng, tapi aku sangat mengagumi karya-karyanya," sambungnya.


Tak Pikirkan Target Penjualan

Lafa Pratomo dan musisi Indonesia © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Berbeda dari proyek musik pada umumnya yang identik dengan target komersial, Lafa mengaku tidak terlalu memikirkan capaian dari sisi ekonomi dalam album ini. Baginya, bisa berkumpul dan berkarya bersama musisi yang ia kagumi sudah menjadi pencapaian tersendiri.

"Buatku sendiri, bisa berkumpul sama teman-teman musisi ini aja udah happy. Kalau mikirin ekonomi, itu gimana nanti lah. Karena ekonomi adalah dampak, tapi gimana message-message ini bisa diterima pendengar itu lebih esensial buatku," katanya.

Selama kurang lebih 12 tahun berkarya, Lafa Pratomo diketahui telah menciptakan sekitar 216 lagu untuk berbagai musisi Tanah Air. Meski kini merilis album atas namanya sendiri, ia menegaskan tidak berniat tampil sebagai penyanyi dalam proyek ini.

"Pada dasarnya gue pengin punya satu album arsip dalam hidup gue. Bentuknya album, tapi sebagai produser album, bukan penyanyi," ujar Lafa.

 


Lafa Tak Menyukai Suaranya Sendiri

Lafa Pratomo dan musisi Indonesia © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Ia bahkan secara terang-terangan mengaku tidak menyukai suaranya sendiri, sehingga memilih mengajak sejumlah musisi lain untuk mengisi vokal di album ini. "Di saat yang bersamaan gue gak suka sama suara gue. Aneh banget kalau gue nyanyi. Jadi gue ajak teman-teman buat bantuin gue bikin album," pungkas Lafa.

Album Garis Tegak sendiri terdiri dari enam kolaborasi, yakni Feby Putri x Matter Mos, Nadhif Basalamah x Hursa, Ari Lesmana x White Chorus, Isyana Sarasvati x Jason Ranti, Bilal Indrajaya x The Jansen, serta Hindia x Banda Neira. Lagu pembuka berjudul "Seperti Angka 8" dari duet Feby Putri dan Matter Mos dijadwalkan rilis pada 4 Agustus 2026 mendatang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya