Liputan6.com, Jakarta - Khinan, salah satu peserta Dangdut Academy 8 yang berasal dari Surabaya, kini telah menapaki babak top 37 dalam ajang kompetisi bergengsi tersebut. Selama menjalani masa karantina yang ketat, Khinan mengungkapkan bahwa hal yang paling ia rindukan dari rumah adalah adiknya.
Sebagai bagian dari kompetisi, para peserta diwajibkan untuk mengikuti karantina, sebuah rutinitas yang menuntutnya jauh dari rumah. Meskipun demikian, Khinan mengaku tidak terlalu merasakan homesick berkat pengalamannya.
Advertisement
Khinan juga membagikan fakta unik mengenai keluarganya. “Iya, kita kembar tiga,” ucap Khinan saat ditemui di Studio Emtek Indosiar, Kamis (30/7/2026). Ia menambahkan bahwa adiknya yang sangat dirindukan itu juga memiliki nama Khinan, yang menjadi unsur nama yang sama bagi ketiga saudara kembar tersebut.
Adaptasi Karantina dan Cara Mengatasi Kerinduan
Meskipun harus tinggal terpisah dari rumah, Khinan mengungkapkan bahwa ia tidak terlalu sering merasakan homesick. Pengalaman ini didapatkan dari kebiasaannya bepergian untuk pekerjaan ke luar kota sejak dulu.
“Soalnya Khinan udah sering kayak nge-job sendiri gitu. Kayak ke Jawa Tengah satu minggu. Jadi bareng teman-teman. Udah jarang sama ayah mama,” jelas Khinan, merujuk pada rutinitasnya bekerja di luar kota.
Untuk mengobati rasa rindu yang muncul, Khinan memiliki cara tersendiri. Ia rutin menghubungi keluarganya di rumah setiap hari melalui sambungan telepon. Dalam setiap percakapan, Khinan selalu menyempatkan diri untuk meminta doa restu dari ayah, mama, dan adiknya demi penampilannya di atas panggung.
Motivasi Kuat dari Keluarga dan Jejak Ayah
Saat ditanya apakah pernah merasa jenuh dan bosan untuk bernyanyi, Khinan dengan yakin menjawab bahwa perasaan itu pasti ada, namun, Ia akan mengingat kembali tujuannya berada di asrama karantina panggung Dangdut Academy 8 adalah untuk keluarganya.
Selain dukungan keluarga, motivasi Khinan untuk mengikuti kompetisi ini juga sangat kuat karena ayahnya merupakan alumni Dangdut Academy musim 1. Jejak sang ayah di panggung megah tersebut menjadi pendorong baginya untuk terus berjuang dan memberikan penampilan terbaik.