Liputan6.com, Jakarta - Sepanjang conference call yang berlangsung belum lama ini, CEO Apple Tim Cook membahas terkait peningkatan pasokan dan harga chip memori Apple. Namun, ia mengisyaratkan penambahan pemasok tidak berarti menurunkan kembali harga produk.
Kekurangan pasokan memori memaksa Apple untuk menaikkan harga pada sejumlah produk, membuat Apple kemudian mencari solusi guna mengatasi masalah tersebut.
Advertisement
Dilansir 9to5Mac, Sabtu (1/8/2026), perusahaan melakukan pendekatan agar diizinkan pemerintah Amerika Serikat (AS) membeli memori dari pemasok asal Tiongkok, CXMT dan YMTC, yang saat ini masuk dalam daftar hitam.
Ketika konferensi laporan keuangan kuartal ketiga (Q3) 2026, Tim Cook dan CFO Kevan Parekh ditanya mengenai langkah menambah pasokan memori ini murni karena ketersediaan pasokan dan memitigasi kenaikan harga, atau menjaga keseimbangan harga produk (termasuk iPhone) bagi pelanggan.
Setelah memaparkan lonjakan biaya memori Apple selama beberapa kuartal terakhir, Cook menyebut penambahan pemasok akan membantu meningkatkan ketersediaan, namun ia juga mengingatkan tidak serta-merta membatalkan kenaikan harga produk.
“Pada dasarnya, pasar DRAM hanya memiliki tiga pemasok dan tentu akan lebih baik jika lebih dari itu. Dari segi pasokan, hal ini akan membantu, dan mungkin dari segi harga juga, meskipun belum bisa dipastikan. Kami sedang mengevaluasi semua opsi yang ada,” ujar Tim Cook menjelaskan.
Menariknya, Cook sempat mengoreksi ucapannya setelah sebelumnya mengisyaratkan penambahan pemasok dapat membantu menurunkan harga. Kemungkinan besar dilakukan demi meredam ekspektasi.
Strategi yang Dilakukan
Perlu dicatat bahwa Apple berencana menggunakan memori dari pemasok Tiongkok pada perangkat yang dijual di luar AS.
Langkah ini kemungkinan demi menyimpan komponen dari pemasok lama dan dialokasikan sepenuhnya ke pasar Amerika, sehingga meningkatkan ketersediaan perangkat di dalam juga luar negeri.
Terlepas dari itu, sikap Cook menunjukkan kenaikan harga produk Apple mungkin saja dapat berlangsung lebih lama dari yang diharapkan.