Duduk Perkara Dugaan Bocah 5 Tahun Diajak Mengemis Ayah Kandung

Sang ibu mengaku anaknya dibawa mantan suami sejak beberapa bulan lalu hingga tidak lagi bersekolah.

oleh Erwin yohanesDiterbitkan 31 Juli 2026, 13:53 WIB
Dugaan Bocah 5 Tahun Diajak Mengemis Ayah Kandung (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah unggahan di media sosial yang menyebut seorang bocah perempuan berusia lima tahun diduga diajak mengemis oleh ayah kandungnya viral. Sang ibu mengaku anaknya dibawa mantan suami sejak beberapa bulan lalu hingga tidak lagi bersekolah.

Unggahan tersebut dibagikan melalui akun Instagram @ayucristin93. Dalam unggahannya, sang ibu menyebut anaknya dibawa paksa oleh mantan suaminya dan diduga diajak berpindah-pindah tempat untuk mengemis.

"Ini anak saya, dia direbut paksa oleh bapaknya yang tidak bertanggung jawab, 5 bulan anak saya gk di skolahin, diajak mbambung," tulis akun @ayucristin93.

Ibu bocah tersebut, Agustin Arimardika (33), warga Jalan Bagong Ginayan, Surabaya, membenarkan bahwa dirinya telah berpisah dengan mantan suaminya sejak 2024. Dia mengatakan, persoalan bermula ketika mantan suaminya meminta izin bertemu dengan anak mereka.

"Ayahnya bilang 'aku kangen sama anakku, aku ingin ketemu, biarkan ikut aku'. (Ditanggapi) kalau masih sekolah jangan, kalau libur enggak apa," kata Agustin.

Karena sang anak juga ingin bertemu ayahnya, Agustin kemudian mengantarkan putrinya ke rumah mantan suaminya di kawasan Tegalsari pada Maret 2024. Saat itu, dia mengira anaknya hanya akan menginap selama akhir pekan.

"Sekalian berangkat kerja, saya siapkan baju ganti, enggak ada pikiran aneh-aneh kalau anak saya enggak dikembalikan. Niatnya hari Jumat saya antar dan Minggu jemput," ujarnya.

Diduga Telantar

Namun, ketika hendak mengambil kembali anaknya, Agustin mengaku justru mendapat perlakuan yang tidak semestinya. Dia menyebut mantan suaminya meminta syarat tertentu agar anak mereka dikembalikan, tetapi permintaan tersebut ditolak.

"Saya enggak mau dan diusir, (katanya) 'enggak usah dijemput, anak saya juga'. Saya bilangnya kalem, ini waktunya sekolah dan kalau libur bisa dibawa lagi," tuturnya.

Setelah itu, Agustin mengaku mendapat informasi dari kerabat dan tetangga mantan suaminya mengenai kondisi anaknya. Dia menyebut putrinya jarang mandi, tidak mendapatkan makanan yang layak, hingga harus bergantung pada pemberian orang lain untuk makan.

"Saya dihubungi tetangga. Katanya kasihan anaknya enggak mandi, jarang makan nunggu belas kasihan orang," ungkapnya.

Sudah Minta Tolong Polisi tapi Nihil

Dugaan anak tersebut diajak mengemis muncul setelah adanya unggahan di media sosial yang menyebut bocah itu dibawa ke pasar oleh ayahnya untuk meminta-minta. Informasi tersebut masih dalam pendalaman pihak berwenang.

Agustin mengatakan telah berulang kali berupaya mengambil kembali anaknya, termasuk meminta bantuan kepolisian. Namun, hingga kini upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Penanganan kasus ini kini melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A). Proses penjemputan anak masih menunggu pelaksanaan oleh petugas dengan mempertimbangkan kondisi dan situasi di lapangan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya