Liputan6.com, Jakarta - Gemini Spark mendapatkan dua peningkatan fitur utama, integrasi langsung dengan peramban (browser) Chrome di komputer desktop serta ekspansi layanan secara global yang mencakup lebih dari 160 negara.
Sebelumnya, Gemini Spark hanya memiliki akses ke remote web browser. Namun melalui pembaruan teranyar ini, Gemini Spark bisa memanfaatkan aplikasi Google Chrome yang terpasang langsung di perangkat komputer pengguna.
Advertisement
Artinya, sebagaimana dikutip dari 9to5Google, Jumat (31/7/2026), AI ini mampu melakukan navigasi web menggunakan akun yang sudah masuk (logged-in) serta memanfaatkan kata sandi yang tersimpan secara lokal.
Fitur auto browse ini melengkapi deretan alat produktivitas Gemini Spark yang sudah ada sebelumnya, seperti Connected Apps (Workspace dan Google Search), Personal Intelligence, eksekusi kode di komputer jarak jauh, hingga fitur Canvas.
Penggunaan fitur ini juga dibuat intuitif. Begitu izin akses diberikan, pengguna akan melihat indikator khusus "Gemini and auto browse" yang muncul di bilah atas (top bar) Google Chrome.
Permudah Tugas Harian
Google merancang integrasi ini untuk membantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas web harian yang cenderung menyita waktu dan membosankan.
Beberapa skenario penggunaan yang dicontohkan Google antara lain:
- Menjadwalkan survei ke lokasi apartemen yang telah disimpan sebelumnya.
- Menganalisis berbagai opsi jadwal penerbangan sekaligus memulai proses pemesanan tiket secara otomatis.
Mengingat AI kini memiliki akses langsung ke akun dan informasi sensitif di peramban, Google menekankan aspek keamanan yang ketat. Pengguna tetap diwajibkan memberikan persetujuan manual untuk tindakan sensitif, seperti proses pembayaran transaksi.
Selain itu, peramban ini juga dilengkapi dengan sistem perlindungan dari peretasan berbasis prompt injection.
Ekspansi Global ke 160 Negara
Fitur integrasi Chrome auto browse ini untuk tahap awal baru diluncurkan bagi pengguna di Amerika Serikat (AS), dengan janji ketersediaan di negara lain dalam waktu dekat.
Meski demikian, kabar baiknya adalah layanan Gemini Spark secara umum kini resmi diperluas. Mulai hari ini, pelanggan paket Google AI Pro di lebih dari 160 negara tambahan sudah bisa menikmati kecerdasan Gemini Spark. Langkah ini menyusul peluncuran penuh di AS yang telah rampung awal bulan ini.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada Mei lalu, Google memang agresif menyuntikkan berbagai fitur baru ke dalam Gemini Spark.
Sebelum pembaruan hari ini, Google juga telah meluncurkan integrasi Model Context Protocol (MCP) serta merilis aplikasi desktop khusus Mac untuk kendali perangkat secara lokal.