Liputan6.com, Jakarta - KA Taksaka punya daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Selain bisa menghubungkan dua kota penting Jakarta dan Yogyakarta, KA Taksaka merupakan salah satu kereta yang lebih awal mendapatkan sentuhan modernisasi dari KAI.
Dari situlah julukan “anak emas PT KAI” melekat pada KA Taksaka. Julukan itu bukan sebutan resmi dari PT KAI. Melainkan muncul dari para pecinta kereta api.
Advertisement
Pada awal 2024, PT KAI menghadirkan rangkaian Kereta Eksekutif New Generation dan Kereta Luxury New Generation untuk KA Taksaka relasi Gambir-Yogyakarta.
“Pengoperasian Kereta Eksekutif New Generation dan Kereta Luxury New Generation ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan KAI kepada pelanggan di awal tahun 2024 ini, khususnya pelanggan KA Taksaka. Selanjutnya, Kereta New Generation ini akan kami operasikan untuk KA-KA lainnya secara bertahap,” kata VP Public Relations KAI, Joni Martinus, di Jakarta, Kamis (18/1/2024).
Rangkaian baru tersebut mendapat perhatian besar karena dilengkapi sejumlah peningkatan fasilitas. Interior kereta dibuat lebih modern, kursi mendapatkan pembaruan, tersedia fasilitas hiburan, hingga pintu masuk dan penghubung antarkereta menggunakan elektrik otomatis.
Selain itu, KAI juga menyediakan Passenger Information Display System (PIDS) pada masing-masing kereta. Layar informasi tersebut dapat menampilkan berbagai informasi perjalanan, mulai dari stasiun terdekat, kecepatan kereta, hingga suhu ruangan.
Dari sisi keamanan dan kenyamanan, jendela pada Kereta Eksekutif dan Luxury New Generation juga dibuat lebih canggih. KAI menggunakan kaca tempered double glass yang memiliki tingkat keamanan lebih tinggi, mampu membantu mengurangi panas berlebih dan paparan sinar ultraviolet, sekaligus mereduksi suara bising dari luar kereta.
Untuk menunjang kebutuhan penumpang di era digital, KAI juga menambah fasilitas pengisian daya berupa USB charger port di setiap kursi. Selain stop kontak yang sebelumnya sudah tersedia di dinding kereta.
Kereta Favorit Rute Jakarta-Yogyakarta
Selain fasilitas, popularitas KA Taksaka juga dipengaruhi oleh rutenya. Kereta ini melayani perjalanan antara Jakarta dan Yogyakarta, dua kota dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.
Rute tersebut dikenal sebagai salah satu jalur favorit penumpang, baik untuk perjalanan bisnis, wisata, maupun keperluan keluarga. Yogyakarta sebagai kota tujuan wisata dan pendidikan memiliki daya tarik besar bagi masyarakat dari berbagai daerah, termasuk Jakarta.
Dengan waktu tempuh yang relatif bersaing serta layanan kelas eksekutif, KA Taksaka menjadi pilihan bagi penumpang yang menginginkan perjalanan nyaman tanpa menggunakan pesawat.
Menariknya, sebelum mendapat sentuhan modernisasi seperti saat ini, KA Taksaka juga memiliki perjalanan panjang dalam sejarah perkeretaapian Indonesia.
Di kalangan komunitas pecinta kereta api, muncul anggapan bahwa KA Taksaka pernah tidak terlalu mendapat perhatian dibandingkan kereta api unggulan lain.
Punya Nilai Historis
Sebutan “anak emas” rupanya tidak hanya muncul karena rangkaian baru atau fasilitas mewah. Bagi sebagian railfans, KA Taksaka juga memiliki nilai historis.
Nama Taksaka memiliki makna yang unik. Dalam mitologi Jawa dan Hindu, Taksaka dikenal sebagai sosok ular naga yang memiliki kekuatan besar.
Nama tersebut dipilih untuk menggambarkan karakter kereta yang diharapkan memiliki kecepatan dan keunggulan dalam melayani perjalanan.
Sejak mulai beroperasi pada 1999, KA Taksaka menjadi salah satu layanan penting yang menghubungkan ibu kota dengan Yogyakarta.