Liputan6.com, Jakarta - Samsung melipatgandakan optimisme mereka menjelang peluncuran lini HP lipat terbarunya, Galaxy Z Fold 8 series. Namun, antusiasme konsumen rupanya jauh melampaui perhitungan raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut.
Kendati pasokan awal sudah ditingkatkan, varian Samsung Galaxy Z Fold 8 dilaporkan mengalami lonjakan pemesanan (pre-order) yang sangat tajam hingga terancam kehabisan stok di sejumlah wilayah.
Advertisement
Sejak awal, Samsung sebenarnya telah memprediksi bahwa model standar akan lebih diminati ketimbang saudaranya yang lebih besar dan mahal, Galaxy Z Fold 8 Ultra.
Diwartakan 9to5Google, Jumat (31/7/2026), Samsung mengalokasikan sekitar 2,8 juta unit untuk Galaxy Z Fold 8, sementara varian Ultra hanya disiapkan sebanyak 2 juta unit.
Namun, jumlah pasokan melimpah tersebut ternyata belum cukup untuk membendung tingginya minat pasar. Menurut bocoran dari analis industri Lanzuk di platform Naver serta pengamat teknologi @IceUniverse di X (Twitter), angka pemesanan Galaxy Z Fold 8 melampaui estimasi internal perusahaan secara signifikan.
Alokasi unit kini menjadi kendala serius, dan potensi kelangkaan stok membayangi beberapa pasar utama, termasuk pasar domestik mereka di Korea Selatan. Dampak dari lonjakan permintaan ini mulai terasa langsung di situs resmi Samsung.
Pengiriman Varian Pistachio Diundur
Varian warna eksklusif yang hanya bisa dipesan online, "Pistachio", sempat dihentikan sementara dari sistem pemesanan akibat lonjakan traffic dan stok yang menipis.
Meski kini sudah dapat dipesan kembali tanpa kendala pada sistem keranjang belanja, jadwal pengiriman unit untuk warna tersebut terpaksa diundur hingga Oktober 2026.
Kondisi serupa terjadi di tingkat operator seluler. Laporan menyebutkan bahwa persediaan untuk warna-warna tertentu diperkirakan tidak akan bertahan melewati minggu kedua atau ketiga Agustus, periode di mana masa pre-order resmi Samsung baru saja berakhir.
Artinya, konsumen yang terlambat memesan berisiko kehabisan varian warna favorit. Menariknya, krisis stok ini tidak terjadi pada varian Galaxy Z Fold 8 Ultra. Pasokan untuk versi Ultra dilaporkan masih sangat aman dan memadai.
Pergeseran Preferensi Pengguna
Tren penjualan ini mengindikasikan adanya pergeseran preferensi pengguna, di mana konsumen lebih tertarik pada Galaxy Z Fold 8 karena rasio layarnya yang lebih lebar, bodi lebih ramping, serta profil perangkat yang lebih nyaman digenggam.
Pembaruan desain bodi yang lebih tipis dan praktis tampaknya menjadi kunci sukses Samsung dalam memikat hati para pencinta gadget kali ini.
Bagi pengguna yang menginginkan ponsel lipat tanpa bentuk yang terlalu tinggi atau tebal, Galaxy Z Fold 8 terbukti menjadi primadona baru di pasar smartphone lipat global.