Bank Raya Bukukan Laba Rp12,01 Miliar di Kuartal II 2026, Bisnis Digital Terus Tumbuh

Bank Raya mencatat laba Rp12,01 miliar pada Kuartal II 2026 didukung pertumbuhan kredit digital, digital saving, dan inovasi fitur Raya Active.

oleh Wuri AnggariniDiterbitkan 30 Juli 2026, 17:52 WIB
Foto dok. Bank Raya

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Raya Indonesia Tbk (kode emiten: AGRO) membukukan kinerja positif sepanjang Kuartal II/2026. Pertumbuhan bisnis digital yang terus menguat menjadi salah satu pendorong utama peningkatan kinerja perseroan, sekaligus memperlihatkan hasil dari transformasi digital yang dijalankan secara konsisten.

Hingga Kuartal II/2026, Bank Raya mencatat laba bersih sebesar Rp12,01 miliar. Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan bisnis kredit digital yang mencerminkan pembiayaan tetap tumbuh secara sehat.

Peningkatan aktivitas transaksi tersebut menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan berbagai fitur pengelolaan keuangan digital oleh masyarakat. Sejalan dengan itu, rasio Current Account Saving Account (CASA) Bank Raya juga meningkat menjadi 38,09 persen pada Kuartal II/2026, dibandingkan 29,72 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Bank Raya juga terus mencatatkan pertumbuhan yang kuat pada bisnis kredit digital. Hingga Kuartal II/2026, penyaluran kredit digital mencapai Rp16,46 triliun dan meningkat 22,6% (yoy), dengan outstanding kredit digital mencapai Rp3,17 triliun atau tumbuh 21,2% (yoy). Hal ini mencerminkan konsistensi pertumbuhan bisnis digital Bank Raya yang sejalan dengan transformasi yang telah dilakukan, khususnya dalam pengembangan ekosistem digital dan peningkatan kualitas layanan bagi nasabah.

Salah satu kontributor utama pertumbuhan tersebut berasal dari champion product Bank Raya, yaitu Pinang Dana Talangan yang merupakan solusi pembiayaan digital yang ditujukan bagi Agen BRILink dan Agen Gadai. Hingga Kuartal II/2026, penyaluran Pinang Dana Talangan mencapai Rp14,67 triliun dan tumbuh 29,1% (yoy) yang telah disalurkan kepada sekitar 69 ribu Agen BRILink dan Agen Gadai, sementara outstanding pembiayaan meningkat secara signifikan menjadi Rp1,19 triliun atau tumbuh 48,8% (yoy). 

Ida Bagus Ketut Subagia, Direktur Utama Bank Raya mengatakan, "Kinerja pada Kuartal II/2026 mencerminkan konsistensi Bank Raya dalam mendorong pertumbuhan bisnis digital sejalan dengan komitmen perusahaan dalam bertransformasi digital. Melalui berbagai inovasi layanan dan penguatan ekosistem digital, kami terus mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat sekaligus menghadirkan pengalaman perbankan yang semakin mudah, aman, dan relevan bagi masyarakat." 

Di tengah pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, Bank Raya juga terus menjaga fundamental keuangan yang sehat. Hal ini tercermin dari peningkatan rasio NIM sebesar 104bps menjadi 5,95%, yang dimana menunjukkan semakin optimalnya pengelolaan aset produktif dan sumber pendanaan. Dari sisi likuiditas, rasio LDR (Loan to Deposit) Bank Raya tercatat sebesar 83,31% dan LCR (Liquidity Coverage Ratio) sebesar 444,63% serta rasio NSFR (Net Stable Funding Ratio) sebesar 166,46% diatas ketentuan minimum sebesar 100%, yang mencerminkan kondisi likuiditas Bank tetap terjaga dengan baik. Sementara itu, permodalan Bank Raya juga tetap kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 40,8%, jauh di atas ketentuan regulator, sehingga memberikan ruang yang memadai bagi Bank Raya untuk terus mengembangkan bisnis secara sehat dan berkelanjutan. 

 

 

Hadirkan Raya Active untuk Dukung Gaya Hidup Sehat dan Kebiasaan Menabung

Foto dok. Bank Raya

Sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah, Bank Raya terus mengembangkan fitur-fitur yang mendorong kebiasaan finansial dan gaya hidup yang sehat. Salah satu inovasi Bank Raya yang terbaru adalah Raya Active, fitur pada Aplikasi Raya ini mengintegrasikan aktivitas fisik dengan kebiasaan menabung. Melalui Raya Active, nasabah dapat menetapkan target harian berupa jumlah langkah, jarak tempuh, atau kalori yang terbakar untuk diintegrasikan dengan fitur menabung otomatis. Fitur ini terhubung dengan aplikasi Health Connect pada perangkat Android dan Apple Health di iOS, sehingga aktivitas fisik yang tercatat menjadi acuan dalam menghitung tabungan secara otomatis sesuai target yang telah ditetapkan. 

Dengan mekanisme tersebut, Raya Active membantu nasabah membangun dua kebiasaan positif sekaligus, yaitu disiplin menerapkan gaya hidup sehat dan disiplin menabung. Proses menabung dilakukan secara otomatis setelah target aktivitas harian tercapai, sehingga nasabah dapat menabung secara konsisten tanpa perlu melakukannya secara manual. Selain memberikan pengalaman perbankan yang lebih personal dan interaktif, Raya Active juga mendorong perubahan perilaku finansial melalui pendekatan yang sederhana, menyenangkan, dan berkelanjutan, sehingga setiap pencapaian aktivitas fisik dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan tujuan keuangan nasabah. 

Kehadiran Raya Active merupakan bagian dari upaya Bank Raya dalam memperluas pemanfaatan layanan perbankan digital yang lebih personal, interaktif, dan berbasis gaya hidup. Inovasi ini melengkapi ekosistem fitur pengelolaan keuangan di Aplikasi Raya yang dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan finansial nasabah, sekaligus mendorong peningkatan engagement dan adopsi layanan digital secara berkelanjutan. Dengan terus menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah, Bank Raya optimistis dapat memperkuat inklusi keuangan digital serta menciptakan pengalaman perbankan yang semakin relevan bagi masyarakat.

Hingga Kuartal II/2026, Bank Raya telah memperoleh 10 penghargaan dan apresiasi dari berbagai lembaga dan media bergengsi dan kredibel di tingkat nasional maupun internasional, yaitu diantaranya penghargaan sebagai Best Bank 2026 dari Forbes, Best Digital Bank in Service Excellence dan Best Digital Bank in Excellence Opening Account via Mobile dari Infobank. Ragam penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan Bank Raya dalam mendorong transformasi digital, memperluas inklusi keuangan, menghadirkan inovasi produk dan layanan, serta menjaga kinerja bisnis yang berkelanjutan. Capaian ini sekaligus mencerminkan kepercayaan dari berbagai pemangku kepentingan terhadap komitmen Bank Raya dalam memberikan nilai tambah bagi nasabah dan mendukung perkembangan ekosistem keuangan digital di Indonesia. 

“Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi produk dan layanan digital, menjaga kualitas aset, serta menghadirkan solusi keuangan yang relevan agar dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah sekaligus menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.” tutup Bagus

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya