Derita Balita di Sukabumi, Alami Gizi Buruk hingga Komplikasi

Usianya masih empat tahun, namun kondisi kesehatannya mengkhawatirkan.

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 30 Juli 2026, 17:29 WIB
Balita di Sukabumi mengalami gizi buruk dan komplikasi

Liputan6.com, Jakarta - Adelia Amanda Putri, bayi usia empat tahun 11 bulan asal Kampung Mayak, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, harus menjalani perawatan intensif di RSUD Sekarwangi Cibadak. Balita tersebut diindikasi mengalami gizi buruk, anemia akut hingga komplikasi organ dalam.

Berdasarkan catatan rekam medis Puskesmas Cikembar, kondisi Adelia terus memburuk sejak pemeriksaan awal pada tanggal 8 Juli 2026.

Saat pertama kali diperiksa, fisik Adelia tampak sangat kurus dengan berat badan hanya 13,1 kilogram, tinggi badan 100 sentimeter, serta perut membuncit dan terasa keras.

"Hasil pemeriksaan awal laboratorium menunjukkan kadar Hemoglobin (Hb) Adelia berada di angka rendah, yakni 9,7 gr persen," kata Sekretaris Kecamatan Cikembar, Lenni Nurlilah, Kamis (30/7/2026).

Kondisi kesehatan Adelia tidak kunjung membaik hingga pemeriksaan ulang tanggal 20 Juli 2026. Kadar Hb balita tersebut merosot tajam menjadi 8,2 gr persen dengan kondisi perut yang semakin membesar, sehingga dirujuk ke rumah sakit.

"Dokter mengonfirmasi diagnosa anemia berat disertai kekurangan gizi, dan mendesak agar pasien segera dirujuk guna melacak penyebab utama pembengkakan perut," jelas Lenni.

Setelah dievakuasi ke RSUD Sekarwangi Cibadak, Senin (27/7/2026), tim dokter menemukan indikasi masalah kesehatan yang lebih kompleks pada organ dalam Adelia.

"Berdasarkan informasi awal dari rumah sakit, Adelia tidak hanya mengalami indikasi gizi buruk, tetapi juga menunjukkan adanya gangguan pada organ paru-paru, jantung, dan ginjal," ungkapnya.

Saat ini, Adelia mendapatkan penanganan penuh dari tim medis RSUD Sekarwangi untuk proses pemulihan kesehatan dan penanganan komplikasi organ yang dialaminya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya