Liputan6.com, Jakarta - Hoaks bisa menyasar siapa saja tak terkecuali Umat Kristiani dalam bentuk bantuan dana Gereja. Hoaks ini muncul di media sosial seperti Facebook maupun di aplikasi percakapan.
Lalu apa saja deretan hoaks terkait bantuan dana Gereja? Berikut beberapa di antaranya:
Advertisement
1. Cek Fakta: Hoaks PGI Beri Bantuan Dana DAP Australia Rp 300 Juta
Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) memberikan bantuan dana DAP Australia Rp 300 juta secara gratis. Foto itu beredar di media sosial pada 14 Juli 2026.
Berikut isi unggahannya:
"PGI RESMI MENYALURKAN DANA BANTUAN DANA DAP AUSTRALIA SEBESAR 300 JUTA SECARA GRATIS TANPA BIAYA ADMINISTRASI".
Lalu benarkah postingan klaim PGI memberikan bantuan dana DAP dari Australia sebesar Rp 300 juta secara gratis? Simak penelusurannya berikut ini...
2. Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran Bantuan Dana untuk Umat Kristen dan Gereja Lewat WhatsApp
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan dana untuk umat kristen dan pembangunan gereja sebesar Rp 150 juta - Rp 2 miliar lewat WhatsApp. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 11 Februari 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (Ditjen Bimas Kristen) Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan Dana untuk masyarakat non muslim sebesar Rp150 juta - 2 milyar hingga semester kedua 2026. Bantuan ini bertujuan untuk menunjang operasional untuk masyarakat non muslim dan pembangunan gereja, termasuk manajemen administrasi operasional di berbagai wilaya indonesia"
Unggahan menyertakan poster yang berisi tulisan sebagai berikut:
"SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA UNTUK PENERIMA BANTUAN DAP AUSTRALIA UNTUK UMAT KRISTEN DAN PEMBAGUNAN GEREJA SEMOGA TUHAN MEMBERKATI Haleluya"
Terdapat link menu kirim pesan dalam postingan yang beredar tersebut.
Lalu benarkah link pendaftaran bantuan dana untuk umat kristen dan pembangunan gereja lewat WhastApp? Simak penelusurannya berikut ini...
3. Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Dana Non Muslim dan Gereja 2026 Lewat WhatsApp
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan dana untuk non muslim dan gereja 2026 lewat WhatsApp, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 22 Januari 2026.
Klaim link pendaftaran bantuan dana untuk non muslim dan gereja 2026 lewat WhatsApp berupa tulisan sebagai berikut.
"Salam Sejahtera Buat kita semua,Langsung Dari Gita Kammath SelakuWakil Duta Besar Australia.
Menyampaikan Bahwa Bantuan DanaD.A.P (Direct Aid Prorgam)Non Muslim & Gereja 2026,telah di salurkan menyebardiseluruh pelosok IndonesiaPerlu bpk/ibu KetahuiProgram Bantuan D.A.P
Tidak Ada Biaya Pendaftaran Admin/administrasi.
Terima Kasih Tuhan Yesus Memberkati Kita Semua🙏"
Unggahan tersebut menyertakan link sebagai pendaftaran bantuan.
Benarkah link pendaftaran bantuan dana untuk non muslim dan gereja 2026 lewat WhatsApp? Simak penelusurannya berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.