Fakta Baru, Satpam Sumarna Diduga Dibunuh Lalu Dibuang di Waduk Jatiluhur

Tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Jabar dan Polres Purwakarta masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

oleh Azzura GalexiaDiterbitkan 29 Juli 2026, 21:18 WIB
Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas Mengapung dengan Tangan Terborgol

Liputan6.com, Jakarta - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pipit Rismanto menyebut ada luka diduga akibat benturan benda keras menyebabkan satpam bernama Sumarna (40), ditemukan tewas di Waduk Jatiluhur. Korban juga diduga meninggal dunia terlebih dahulu kemudian dibuang ke waduk.

"Diduga ya, diduga ada luka karena benturan masih benda keras, ya, atau meninggal sebelum dibuang ke dalam air ini," kata Pipit kepada wartawan pada Rabu (29/7/2026).

Pipit menyebut tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Jabar dan Polres Purwakarta masih melakukan penyelidikan terkait kasus itu. Belum ada tersangka ditetapkan.

"Para penyidiknya sudah sedang dipanggil untuk dilakukan gelar hasil-hasil investigasi sementara mulai dari olah TKP," ujar dia.

Pipit meminta masyarakat menunggu hasil penyelidikan kepolisian, tanpa termakan kabar belum dipastikan kebenarannya terkait kematian korban.

"Kami mengimbau juga jangan ada informasi yang simpang siur sehingga menyesatkan publik sehingga mispersepsi, miskomunikasi. Ya, biarkan tim kami turun ke lapangan untuk mengungkap dengan sebaik-baiknya, ya," kata dia.

 

Belasan Saksi Diperiksa Polisi

Sebelumnya, total ada 15 saksi yang terdiri dari kerabat dekat korban yaitu keluarga dan rekan kerja yang telah dimintai keterangan oleh polisi.

Adapun korban pertama kali ditemukan oleh seorang satpam lainnya yang ada di sekitar waduk pada Jumat (24/7). Korban ditemukan dalam kondisi tenggelam dan tangan terikat borgol.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya