Hari Lipstik Sedunia 2026, Simak Tren Lipstik dari Era Supermodel hingga Clean Girl

Hari Lipstik Sedunia 2026 jadi momentum melihat kilas balik salah satu produk makeup yang terus bertahan di tengah perubahan tren.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 29 Juli 2026, 18:00 WIB
Ilustrasi hari lipstik sedunia | unsplash.com

Liputan6.com, Jakarta - Setiap 29 Juli, dunia kecantikan memperingati Hari Lipstik Sedunia. Momentum ini menjadi kesempatan untuk kembali melihat salah satu produk makeup yang terus bertahan di tengah perubahan tren.

Selama tiga dekade terakhir, lipstik hadir dalam berbagai warna, tekstur, dan gaya, mulai dari nude ala supermodel hingga rona dingin yang mendominasi estetika clean girl pada 2026. Perubahan tren lipstik juga mengikuti perkembangan budaya populer dan cara orang menikmati kecantikan.

Awal 1990-an menghadirkan bibir nude dengan garis yang tegas, sedangkan akhir dekade membawa warna frost dan efek metalik melalui estetika Y2K, melansir MAC, Rabu (29/7/2026). Awal 2000-an kemudian memperkenalkan bibir pink mengilap sebelum media sosial mendorong popularitas warna yang semakin berani pada 2010-an.

Awal 1990-an: Nude Lips ala Supermodel

Gaya makeup awal 1990-an menampilkan kesan glamor yang tetap terlihat effortless. Bibir menjadi salah satu bagian penting dalam tampilan tersebut melalui penggunaan lip liner yang membingkai bentuk bibir secara jelas.

Warna nude menyerupai rona kulit mengisi bagian tengah bibir, kemudian lip gloss memberikan sentuhan akhir yang berkilau. Perpaduan ini menghasilkan tampilan bibir yang terstruktur tanpa menggunakan warna mencolok.

Fleshpot menjadi salah satu warna yang merepresentasikan tren tersebut. Rona pale flesh-toned beige nude memberikan hasil yang lembut dan natural. Lip Pencil dalam warna Chestnut serta Clear Lipglass dapat digunakan untuk melengkapinya.

 

Akhir 1990-an: Frost Lips

Ilustrasi hari lipstik sedunia. (Foto: Unsplash/Cesar La Rosa)

Tren kecantikan mulai berubah menjelang pergantian milenium. Estetika Y2K membawa pengaruh futuristis ke dalam makeup melalui warna-warna dingin dan efek berkilau.

Bibir tampil dengan warna pucat yang menghasilkan kesan icy. Tekstur metalik dan frost memberikan dimensi berbeda sekaligus mencerminkan imajinasi tentang masa depan yang berkembang pada era tersebut.

Bubbles menjadi salah satu warna ikonik dengan rona icy white-pink frost. Lip pencil warna Stone dapat digunakan sebagai pasangan, sedangkan Dervish memberikan hasil yang lebih lembut.

2000-an: Glossy Pink Lips

Memasuki awal 2000-an, tren bibir terlihat lebih manis dan playful. Warna pink dengan hasil akhir mengilap menjadi pilihan yang mudah digunakan untuk berbagai kesempatan.

Makeup era tersebut banyak mengandalkan perpaduan warna nude dan pink untuk menciptakan efek bibir yang terlihat penuh, lembut, serta berkilau seperti permen. Angel menjadi salah satu warna yang menonjol dengan rona soft frosted pink.

Lipglass warna Oyster Girl dapat melengkapi tampilan tersebut. Clear Lipglass juga bisa digunakan untuk memberikan efek kilau yang lebih intens dan memperkuat karakter Y2K.

 

Awal 2010-an: Statement Lips

Ilustrasi hari lipstik sedunia (copyright Unsplash/Karly Jones)

Media sosial mulai memainkan peran besar dalam perkembangan tren makeup pada awal 2010-an. Pengguna tidak hanya mengikuti tren, tapi juga mencari cara untuk membuat tampilan mereka lebih menonjol di tengah banyaknya konten kecantikan.

Bibir menjadi salah satu area yang mudah dieksplorasi. Warna bubblegum pink, merah terang, hingga neon hadir sebagai pilihan untuk menciptakan makeup yang lebih berani.

Ruby Woo menjadi salah satu warna ikonik dengan rona vivid blue-red. Lip Pencil warna Cherry dapat digunakan untuk membingkai bibir dan membuat hasil akhirnya terlihat lebih tegas.

2010-an: Milky Pink Lips

Setelah warna-warna berani mendominasi, tren bibir pada pertengahan 2010-an bergerak menuju warna yang lebih lembut. Millennial pink menjadi salah satu rona yang sangat identik dengan estetika kecantikan era tersebut.

Warna pastel dan cerah menjadi bagian dari makeup yang dirancang agar terlihat menarik dalam kehidupan sehari-hari maupun di media sosial. Snob menawarkan rona cool lavender-pink yang sesuai dengan karakter tren ini.

Lip Pencil warna Soar dapat digunakan untuk membentuk bibir sebelum menambahkan Clear Lipglass. Kombinasi tersebut menghasilkan tampilan pink yang lebih berdimensi.

 

Akhir 2010-an: Full-Coverage Matte Lips

ilustrasi lipstik matte/unsplash

Tren makeup maksimalis mencapai popularitas besar sekitar 2016. Alis yang dibentuk tegas, contouring tajam, serta foundation dengan coverage tinggi menjadi ciri khas era tersebut.

Bibir mengikuti gaya makeup yang lebih dramatis melalui warna matte dengan pigmentasi tinggi. Berry, ungu, dan burgundy menjadi pilihan untuk menciptakan hasil akhir velvety sekaligus bold.

Sin menjadi salah satu warna yang mewakili tren tersebut dengan rona dark blue-red. Lip Pencil warna Chestnut dapat membantu mempertegas bentuk bibir sebelum lipstik diaplikasikan.

2026: Cool-Toned Nude Lips

Tren makeup 2026 membawa pendekatan yang jauh lebih minimalis. Popularitas estetika clean girl ikut mendorong penggunaan makeup ringan yang menonjolkan karakter alami wajah.

Warna nude bernuansa dingin kembali mendapat perhatian. Rona icy dan soft memberikan efek bayangan tipis pada bibir sekaligus membuat fitur wajah terlihat lebih tegas tanpa menciptakan kontras berlebihan.

Alone Time menjadi warna yang menggambarkan tren tersebut. Rona sheer cool mauve-brown nude memberikan warna transparan dengan nuansa dingin yang tetap terlihat natural.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya