Liputan6.com, Jakarta - Google terus memperluas kemampuan Gemini pada Docs, dari membacakan ringkasan dokumen panjang hingga mengingat referensi format tulisan.
Peningkatan baru ini lebih menonjolkan sisi visual, di mana dapat membuat serta edit gambar, diagram, dan infografis secara langsung di dokumen.
Advertisement
Google menjelaskan bahwa Gemini bisa menggunakan isi dokumen sebagai konteks ketika membuat visual. Contohnya, kamu dapat menambahkan diagram dari penjelasan sebuah proposal, atau ubah dokumen menjadi infografis tanpa harus menyalin semuanya ke aplikasi lain.
Mengutip Android Authority, Kamis (30/7/2026), Gemini juga bisa memodifikasi visual di dalam dokumen menggunakan perintah bahasa yang lebih alami, seperti mengubah rasio aspek gambar menjadi 16:9 atau mengatur gayanya.
Selain itu, Gemini mampu membuat atau mengedit beberapa elemen visual sekaligus dengan satu perintah, seperti menambahkan infografis ke setiap bagian utama atau menerapkan tampilan serupa ke berbagai gambar. Pilihan ini tersedia pada bar bagian bawah dan panel samping Gemini.
Saat ini, fitur tersebut terbatas pada Google Docs versi web dan hanya tersedia untuk paket Workspace, pendidikan, serta Google AI tertentu.
Peluncuran dilakukan secara bertahap dan dikatakan memakan waktu 15 hari hingga semua pengguna dengan syarat terpenuhi dapat mencoba fitur ini.
Model Terbaru Gemini
Di sisi lain, Google baru saja memperkenalkan model kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terbaru, Gemini 3.6 Flash dan 3.5 Flash-lite. Perusahaan nantinya juga menyediakan pembaruan pada model-model selanjutnya.
Gemini 3.6 Flash hadir menyusul perilisan sebelumnya di I/O 2026. Pembaruan ini mengusung masukan dari pengembang dan pelanggan dengan penggunaan token yang lebih efisien di berbagai tugas.
Dibandingkan dengan 3.5 Flash, model ini menggunakan token 17% lebih sedikit, sekaligus memerlukan lebih sedikit langkah penalaran dan alat tambahan untuk menyelesaikan tugas dengan beberapa langkah.
Diwartakan 9to5Google, Rabu (22/7/2026), harganya juga lebih rendah, hanya USD 1,50 (Rp 26 ribuan) per 1 juta token input dan USD 7,50 (Rp 134 ribuan) per 1 juta token output.
Dari segi performa coding, Gemini 3.6 Flash dinilai lebih akurat dibanding model sebelumnya dengan lebih sedikit pengeditan kode serta proses perbaikan kode tidak berulang-ulang.
Kode Berkualitas Tinggi
Model ini menghasilkan kode berkualitas lebih tinggi, sebagaimana berdasarkan DeepSWE, naik dari 37% menjadi 49%. Peningkatan signifikan juga terlihat dalam bidang penelitian ML, dari 49,7% menjadi 63,9%.
Dari segi pengetahuan, model ini mencetak skor 1421 pada GDPval-AA (dibandingkan dengan 1349). Kemampuan menjalankan antarmuka komputer meningkat dari 78,4% pada OSWorld-Verified menjadi 83%.
Batas pengetahuan model ini juga diperbarui dari Januari 2025 menjadi Maret 2026.