Citizen6, Garut: Sekolah Menengah Atas (SMA) Al-madinah yang beralamat kan di jalan Raya Salam 1, desa Cibunar Cibatu Garut Jawa Barat, kondisinya mengkhawatirkan. Sekolah yang baru berusia 3 tahun ini saat ini mempunyai siswa sebanyak 61 putra dan putri. Aktivitas belajar mengajar setiap hari dilakukan di ruangan Gedung Olah raga (GOR).
Ruang kelas disekat-sekat dengan dinding sebanyak yang dibutuhkan. Aktivitas belajar mengajar di sini berjalan lancar. Namun jika hujan deras tiba air hujan masuk menggenangi ruang kelas. Jika sudah begitu, kegiatan belajar mengajar dipindah ke ruang kepala sekolah.
Kepala Sekolah SMA Al-madinah, Aep Saepudin, S.Ag berharap agar dinas pendidikan kabupaten Garut bisa mendata dan memprioritaskan sekolah-sekolah yang membutuhkan Ruang Kelas Baru atau Rehab. "Kami melihat banyak sekolah yang sudah maju siswanya sudah ribuan, spp nya tinggi, tapi tetap saja mendapat bantuan RKB/Rehab," katanya.
SMA Al-Madinah Cibatu dalam menjalankan kegiatanbelajar mengajarnya hanya menggunakan fasilitas GOR Futsal yang di bagi menjadi tiga ruang belajar, bisa di bayangkan bagaimana anak-anak harus konsentrasi dalam menerima ilmu/materi yang disampaikan oleh para guru kalau keadaannya seperti ini, bahkan kalau hujan lebat turun, ruangan menjadi banjir dan anak-anak terpaksa untuk membersihkan,adapun belajar mengajar terganggu tertunda.
Kami sangat berharap agar pihak Dinas pendidikan Kabupaten Garut dapat memfasilitasinya juga membantu untuk program Ruang Kelas Baru (RKB) di kabulkan harapannya untuk SMA Al-Madinah Cibatu. Keluhnya.(kw)
Penulis:
Agus Sopian
Baca Juga:
Garut Ingin Jadi Tempat Tujuan Wisata
Pelatih Persib Curhat ke Bupati Garut
Disclaimer:
Ruang kelas disekat-sekat dengan dinding sebanyak yang dibutuhkan. Aktivitas belajar mengajar di sini berjalan lancar. Namun jika hujan deras tiba air hujan masuk menggenangi ruang kelas. Jika sudah begitu, kegiatan belajar mengajar dipindah ke ruang kepala sekolah.
Kepala Sekolah SMA Al-madinah, Aep Saepudin, S.Ag berharap agar dinas pendidikan kabupaten Garut bisa mendata dan memprioritaskan sekolah-sekolah yang membutuhkan Ruang Kelas Baru atau Rehab. "Kami melihat banyak sekolah yang sudah maju siswanya sudah ribuan, spp nya tinggi, tapi tetap saja mendapat bantuan RKB/Rehab," katanya.
SMA Al-Madinah Cibatu dalam menjalankan kegiatanbelajar mengajarnya hanya menggunakan fasilitas GOR Futsal yang di bagi menjadi tiga ruang belajar, bisa di bayangkan bagaimana anak-anak harus konsentrasi dalam menerima ilmu/materi yang disampaikan oleh para guru kalau keadaannya seperti ini, bahkan kalau hujan lebat turun, ruangan menjadi banjir dan anak-anak terpaksa untuk membersihkan,adapun belajar mengajar terganggu tertunda.
Kami sangat berharap agar pihak Dinas pendidikan Kabupaten Garut dapat memfasilitasinya juga membantu untuk program Ruang Kelas Baru (RKB) di kabulkan harapannya untuk SMA Al-Madinah Cibatu. Keluhnya.(kw)
Penulis:
Agus Sopian
Baca Juga:
Garut Ingin Jadi Tempat Tujuan Wisata
Pelatih Persib Curhat ke Bupati Garut
Disclaimer:
Citizen6 adalah media publik untuk warga. Artikel di Citizen6 merupakan opini pribadi dan tidak boleh menyinggung SARA. Isi artikel menjadi tanggung jawab si penulisnya.
Anda juga bisa mengirimkan link postingan terbaru blog Anda atau artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas, kesehatan, keuangan, wisata, kuliner, gaya hidup, sosial media, dan lainnya ke Citizen6@liputan6.com
Advertisement