Liputan6.com, Jakarta - Komitmen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dalam membangun sumber daya manusia yang adaptif terhadap era digital mendapat pengakuan melalui Lestari Award 2026 kategori Talent Management. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono atas keberhasilan Telkom mengembangkan People Development Plan, sebuah inisiatif strategis untuk mencetak pemimpin digital masa depan sekaligus memperkuat daya saing perusahaan.
Lestari Award merupakan ajang apresiasi terhadap implementasi praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) yang inovatif dan berdampak, sekaligus mendorong kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Pada penyelenggaraan tahun ini, penghargaan mencakup 14 kategori yang dinilai oleh 12 juri independen dari unsur pemerintah, akademisi, praktisi, organisasi non-pemerintah, dan profesional di bidang keberlanjutan dengan sistem penilaian berlapis.
Advertisement
People Development Plan merupakan strategi pengembangan talenta TelkomGroup yang dirancang untuk memperkuat kapabilitas sumber daya manusia dalam menghadapi dinamika industri digital. Melalui ekosistem pembelajaran yang disusun berdasarkan kebutuhan bisnis, program ini mencakup pengembangan kompetensi, coaching dan mentoring, experiential learning, riset dan inovasi, pemanfaatan platform pembelajaran digital, serta assessment untuk memastikan kesiapan talenta dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Membangun organisasi yang siap menghadapi masa depan dimulai dari memastikan setiap insan TelkomGroup memiliki ruang untuk terus belajar, bertumbuh, dan mengambil peran dalam menciptakan dampak bagi bisnis. Itulah arah yang kami wujudkan melalui People Development Plan,” kata Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan.
Pengembangan Kepemimpinan Disesuaikan dengan Kebutuhan Bisnis
Pengembangan People Development Plan (PDP) dirancang oleh unit Talent Management Policy dan dioperasionalisasikan melalui kolaborasi dengan Telkom Corporate University Center (TCUC) dan Assessment Corporate University (ACI) yang difokuskan pada berbagai domain bisnis strategis TelkomGroup, mulai dari layanan Business to Consumer (B2C), Business to Business (B2B), infrastruktur digital, hingga penguatan kapabilitas kepemimpinan.
Pendekatan ini memastikan setiap talenta memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan bisnis saat ini sekaligus siap mendukung transformasi perusahaan di masa depan.
Sejalan, SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza mengatakan bahwa, penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi TelkomGroup dalam menjadikan pengembangan talenta sebagai salah satu fondasi keberlanjutan perusahaan.
“Keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui inovasi teknologi maupun pengelolaan lingkungan, tetapi juga melalui investasi pada manusia. Ekosistem pengembangan talenta menjadi fondasi bagi Telkom dalam menyiapkan karyawan yang adaptif, memiliki kompetensi masa depan, serta mampu menciptakan nilai berkelanjutan bagi perusahaan. Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk terus memperkuat budaya belajar dan kepemimpinan yang relevan dengan perkembangan industri digital,” pungkas Reza.
Pengembangan Talenta Perkuat Pilar GoZero% Sustainable Action
Keberhasilan ini turut memperkuat implementasi pilar Empower Our People dalam inisiatif GoZero% Sustainable Action by Telkom Indonesia, yang diwujudkan melalui pengembangan kapabilitas insan perusahaan agar siap menghadapi dinamika industri dan kebutuhan bisnis di masa depan. Bagi Telkom, pengembangan talenta merupakan investasi strategis untuk memperkuat daya saing sekaligus mendukung transformasi perusahaan secara berkelanjutan.
Atas pencapaian tersebut, Telkom juga berhak melaju ke kompetisi tingkat regional bersama para pemenang dari kategori lainnya. Melalui pengembangan talenta yang berkelanjutan, Telkom akan terus memperkuat kapabilitas sumber daya manusia sebagai penggerak utama inovasi dan transformasi, sekaligus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi perusahaan, pelanggan, dan masyarakat.
(*)