Wajah Berminyak di Siang Hari, Ini Tips Mengatasinya Tanpa Harus Touch Up

Mengatasi wajah berminyak tidak hanya berkaitan dengan tampilan makeup, tapi juga kesehatan kulit.

oleh Nurri Indah KholillahDiterbitkan 04 Agustus 2026, 14:00 WIB
Ciri khas kulit berminyak adalah wajah cepat mengilap, terutama di area T-zone. (Foto/Dok: freepik.com/zarinalukash)

Liputan6.com, Jakarta - Kulit wajah yang mulai mengilap beberapa jam setelah memakai makeup menjadi persoalan yang cukup umum, terutama bagi pemilik kulit berminyak dan kombinasi. Riasan yang tampak segar saat pagi hari bisa mulai memudar ketika memasuki siang.

Produksi sebum yang meningkat membuat makeup lebih mudah bergeser, bercampur dengan minyak, hingga membuat wajah terlihat kusam. Kondisi tersebut tentu dapat mengganggu kenyamanan, terlebih saat harus beraktivitas seharian di kantor, berada di luar ruangan, atau menghadiri sejumlah pertemuan.

Touch-up kerap menjadi solusi agar riasan kembali terlihat rapi, padahal mengendalikan minyak berlebih tidak hanya berkaitan dengan tampilan makeup, tapi juga kesehatan kulit. Produksi sebum yang tidak terkendali dapat meningkatkan risiko pori-pori tersumbat, komedo, dan jerawat.

Pada dasarnya, minyak alami atau sebum memiliki peran penting dalam menjaga kelembapan dan melindungi kulit. Masalah muncul ketika produksinya berlebihan. Faktor genetik, perubahan hormon, cuaca panas dan lembap, stres, serta penggunaan produk skincare dan makeup yang tidak sesuai dapat memengaruhinya.

Melansir Annmarie, Selasa, 28 Juli 2026, kondisi tersebut dapat dikendalikan melalui rutinitas perawatan yang tepat. Membersihkan wajah menggunakan pembersih lembut dengan pH seimbang, memakai pelembap ringan yang tidak menyumbat pori, serta memilih makeup yang sesuai untuk kulit berminyak dapat membantu menjaga tampilan tetap segar.

Kertas penyerap minyak juga bisa menjadi pilihan praktis untuk mengurangi kilap tanpa perlu terus menambahkan bedak.

Faktor Penyebab Kulit Berminyak

Stres berlebih bisa menyebabkan kulit pada wajah menjadi berminyak . (Sumber: Freepik/benzoix).

Kulit yang berminyak sepanjang hari dapat dipengaruhi berbagai faktor, baik dari dalam tubuh maupun lingkungan sekitar. Faktor genetik menjadi salah satu penyebabnya.

Sebagian orang memiliki kelenjar sebaceous yang lebih besar atau aktif sehingga menghasilkan sebum lebih banyak. Kondisi ini membuat minyak kembali muncul meski wajah sudah dibersihkan pada pagi hari.

Stres yang dialami saat beraktivitas juga dapat memengaruhi produksi minyak. Ketika stres, tubuh melepaskan kortisol yang dapat merangsang kelenjar minyak. Perubahan hormon, termasuk selama siklus menstruasi dan kehamilan, turut membuat kulit lebih mudah berminyak.

Faktor eksternal juga berperan, seperti perubahan iklim, efek samping obat, penggunaan produk skincare yang terlalu banyak, hingga pemilihan produk yang tidak sesuai dengan jenis kulit. Kombinasi faktor tersebut dapat membuat produksi minyak meningkat sepanjang hari.

Rutinitas Perawatan Kulit

Kulit berminyak merupakan salah satu jenis kulit yang umum, dan dapat diatasi salah satunya dengan mencuci muka. (Sumber: Pexels).

Mengatasi kulit berminyak perlu dimulai dengan mengenali jenis kulit agar rutinitas yang dipilih sesuai kebutuhan. Salah satu langkah penting adalah menggunakan pembersih wajah yang tepat. Formula yang terlalu keras atau membuat kulit terasa kering justru dapat memicu produksi minyak lebih banyak sebagai respons terhadap kondisi tersebut.

Cuci wajah cukup dua kali sehari, kecuali setelah berolahraga atau melakukan aktivitas yang membuat tubuh berkeringat. Pilih pembersih dengan formula lembut dan hindari menggosok wajah terlalu keras. Setelahnya, keringkan dengan menepuk wajah secara perlahan menggunakan handuk bersih.

Langkah berikutnya adalah menggunakan toner yang membantu menjaga kelembapan sekaligus mengontrol minyak. Pilih toner bebas alkohol agar tidak membuat kulit semakin kering. Aplikasikan terutama pada area T-zone dan bagian wajah yang lebih berminyak. Toner tidak perlu dibilas setelah digunakan.

Menahan Minyak Berlebih

perawatan kulit berminyak sebaiknya berfokus pada empat langkah utama yaitu membersihkan wajah, menggunakan toner, memberikan perawatan khusus sesuai kebutuhan kulit, serta menggunakan pelembap yang ringan. (foto/dok: freepik)

Pelembap tetap penting untuk semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak. Pilih formula ringan dan bebas minyak agar kulit tetap terhidrasi tanpa terasa berat atau berisiko menyumbat pori-pori. Produk berbasis petrolatum juga sebaiknya dihindari jika mudah memicu minyak berlebih.

Eksfoliasi secara rutin dapat membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus membuat permukaan wajah terasa lebih halus. Jika kulit sedang berjerawat atau mengalami iritasi, kurangi frekuensinya agar kondisi kulit tidak semakin sensitif.

Eksfoliasi kimia dengan bahan yang lembut, seperti AHA, dapat menjadi pilihan untuk kulit berminyak. Setelahnya, lanjutkan dengan toner, serum, dan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit.

Masker wajah juga dapat membantu menyerap minyak berlebih sekaligus membersihkan kotoran yang menumpuk. Pilih masker dengan kandungan mineral yang sesuai untuk kulit berminyak dan gunakan secara teratur agar kulit tetap terasa seimbang.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya