Pascabentrokan Menteng, Polisi Perkuat Pengamanan di Tiga Titik

Puluhan personel diterjunkan untuk menjaga situasi tetap kondusif pascabentrokan.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 27 Juli 2026, 14:16 WIB
Apel siaga pascabentrokan Menteng. (Liputan6.com/ Dimas Ramadhan Wicaksana)

Liputan6.com, Jakarta - Aparat keamanan gabungan TNI-Polri menggelar apel siaga di kawasan Jalan Matraman Dalam, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026) pagi menjelang siang WIB. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pengamanan dan pencegahan pascabentrok antarkelompok masyarakat di sekitar Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat kemarin.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com di lokasi, aparat keamanan yang bersiaga di Matraman Dalam berjumlah puluhan orang. Mereka berasal dari satuan Brimob Polda Metro Jaya, Direktorat Samapta Polda Metro Jaya, dan prajurit TNI dari Komando Daerah Militer Jayakarta.

Khusus Brimob, personel yang diturunkan beratribut lengkap dengan senjata pelontar gas air mata yang biasa dipakai untuk mengurai massa jika terjadi kericuhan. Terlihat juga ada beberapa di antara mereka membawa tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Langkah ini sesuai dengan pernyataan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung yang memastikan bahwa pengamanan masih terus dilakukan di sekitar lokasi pascabentrokan yang terjadi pada Minggu (26/7/2026).

Reynold mengatakan, pengamanan difokuskan di beberapa titik, terutama depan Masjid Jami Matraman, Jalan Pegangsaan, dan Jalan Tambak. Personel disebut olehnya akan melakukan patroli dan cipta kondisi di lingkungan tersebut.

 

Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi

Selain itu, Reynold juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Warga, diminta untuk tidak bereaksi berlebihan serta mempercayakan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.

“Kami juga mohon pada kesempatan ini kepada masyarakat agar melakukan pemberitaan yang tidak berlebihan dan menggunakan media sosial dengan baik dan benar," ucapnya.

"Tentunya saat ini penanganan semua telah dilakukan oleh pihak kepolisian. Percayakan kepada kami, jajaran Polda Metro Jaya, dalam hal ini melaksanakan proses penegakan hukum,” kata Reynold menambahkan.

 

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya