Liputan6.com, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merespons terkait kabar Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah.
Dapil V merupakan arena sengit dalam Pemilu dan kerap dijuluki 'dapil neraka'. Salah satu figur yang selama ini bertarung di dapil tersebut adalah Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR Puan Maharani.
Advertisement
"Kaesang ya, ngapain saya komentarin orang, partai orang, kader orang. Enggak lah. Saya ngurusin partai sendiri aja," kata Ketua DPD PDIP Jateng Dolfie Othniel Frederic Palit usai menghadiri acara Refleksi Peringatan 30 Tahun Peristiwa Kudatuli di Semarang, Minggu (26/7/2026) malam.
Dapil V Jawa Tengah meliputi Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo dan Kota Surakarta (Solo). Terkait keputusan Kaesang maju sebagai calon anggota DPR di dapil yang juga menjadi basis Puan Maharani, pihaknya saat ini lebih memilih fokus memperkuat organisasi internal partai.
"Itu urusannya dia lah. Kenapa saya komentarin urusan orang? Saya urus partai saya sendiri, kader-kader saya sendiri aja," ungkapnya.
Dolfie menyebut bahwa PDIP tidak gentar menghadapi rencana Kaesang bertarung di Dapil V Jawa Tengah.
"Kalau itu kan nanti ditentukan pada saat pertempuran. Sekarang belum," jelasnya.
PDIP saat ini lebih fokus melakukan konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput sebagai bekal menghadapi Pemilu 2029.
"Kita kerja aja. Nanti kita buktikan PDI Perjuangan di Jawa Tengah itu masih kuat atau tidak. Sekarang ini kami melakukan konsolidasi sampai di tingkat anak ranting," ujarnya.
Lebih lanjut, Dolfie menyebut pembentukan kepengurusan anak ranting di tingkat RW di Jawa Tengah telah mencapai 60 persen. Sementara itu, kepengurusan ranting di tingkat kelurahan sudah mencapai 80 persen.
"Anak ranting itu adalah RW. Kami sudah 60 persen membentuk pengurus di tingkat RW se-Jawa Tengah. Di tingkat ranting kelurahan, sudah mencapai 80 persen. Jadi, keyakinan kami bahwa kami sedang berada di jalan menuju kemenangan dengan cara membangun kekuatan internal partai," pungkasnya.
Sebelumnya, Kaesang mengumumkan akan maju sebagai calon anggota DPR dari Dapil V Jateng. Pengumuman tersebut disampaikan putra bungsu Presiden ke-7 Joko Widodo itu saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Solo di Solo, Sabtu (25/7/2026).
"Saya sebenarnya ke Solo tuh rencananya tadi hanya untuk Persis Solo, tapi memang ngepasi ada Rakordanya DPD Kota Solo, ya wis sisan ngumumke (sekalian) kalau bakal jadi caleg di sini," ujar Kaesang.
Sebagai bakal caleg, Kaesang memberikan instruksi tegas kepada seluruh kader PSI Solo. Ia meminta mereka tetap solid dan tidak terlibat konflik internal dalam memperebutkan kursi pada Pemilu 2029.
"Saya tidak mau ada hal-hal seperti itu yang nanti terjadi di Pemilu 2029 nanti. Sanggup ya untuk caleg-caleg, ya," tegasnya.
Kaesang menyebut wilayah geraknya hanya Kota Solo. Sementara itu, Boyolali, Sukoharjo dan Klaten telah menjadi tanggung jawab kader lain.
"Insha Allah saya akan membersamai seluruh kader, terkhusus di Solo, karena teritori yang diberikan kepada saya hanya di Kota Solo aja. Tapi saya mohon, target kita benar-benar besar untuk 2029 nanti," pungkasnya.
Reporter: Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama