Komisaris Utama MEDS Lepas 2,68 Juta Saham

Komisaris Utama Hetzer Medical Indonesia (MEDS) Jemmy Kurniawan kini mengenggam 56,76% saham MEDS.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 26 Juli 2026, 17:00 WIB
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpampang di Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Komisaris Utama PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) Jemmy Kurniawan melepas saham MEDC pada akhir Juli 2026. Aksi itu dilakukan dalam rangka pengurangan jumlah saham.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu, (26/7/2026), Jemmy Kurniawan telah melepas 2.683.600 saham MEDS dengan harga di kisaran Rp 80-Rp 81 per saham pada 23 Juli 2026. Pada 23 Juli 2026, ia melepas 2 juta saham MEDS dengan harga Rp 80 per saham, dan nilai penjualan Rp 160 juta. Lalu ia menjual 683.600 saham MEDS dengan harga Rp 81 per saham sehingga nilai penjualannya Rp 55.371.600. Total nilai pelepasan saham Rp 215,37 juta.

“Tujuan transaksi pengurangan jumlah saham dengan status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah penjualan saham MEDC itu, Jemmy memiliki 56,76% saham MEDS atau setara 886,88 juta dari sebelumnya 56,93% atau setara 889,57 juta.

Mengutip data RTI, pada penutupan perdagangan saham Jumat, 24 Juli 2026, harga saham MEDS turun 5% menjadi Rp 76 per saham. Harga saham MEDS dibuka stagnan Rp 80 per saham. Harga saham MEDS berada di level tertinggi Rp 81 dan terendah Rp 75 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.238 kali dengan volume perdagangan saham 287.931 saham. Nilai transaksi Rp 2,2 miliar.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 1,88% menjadi 6.196,43. Indeks saham LQ45 merosot 1,97% menjadi 614,78. Seluruh indeks saham acuan tertekan.

Pada Jumat pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.268,53 dan level terendah 6.159,14. Sebanyak 587 saham melemah sehingga bebani IHSG. 104 saham menguat dan 105 saham diam di tempat.

Sektor Saham

Layar komputer menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Total frekuensi perdagangan 2.256.725 kali dengan volume perdagangan saham 37,9 miliar saham. Transaksi harian saham tidak terlalu seiring transaksi harian saham di bawah Rp 20 triliun. Jelang akhir pekan, nilai transaksi harian saham Rp 17,7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.953.

Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham consumer siklikal merosot 3,04%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi turun 2,82%, sektor saham basic melemah 3,02%, sektor saham industri tergelincir 1,47%.

Sektor saham consumer nonsiklikal susut 1,45%, sektor saham kesehatan terpangkas 0,26%, sektor saham keuangan melemah 2%, sektor saham properti melemah 1,16%. Lalu sektor saham teknologi terpangkas 1,41%, sektor saham infrastruktur tergelincir 1,63%, dan sektor saham transportasi merosot 2,7%.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya