5 Cerita Bintang Serial Bunga di Tepi Jurang, Termasuk Stefan William Minta Bantuan Aliando

Sementara Anjasmara mengungkap perbedaan karakter Burhan yang ia mainkan di Bunga di Tepi Jurang dan project sebelumnya. Antara daun muda dan istri muda.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 25 Juli 2026, 22:11 WIB
Pemain Serial Bunga di Tepi Jurang. (dok IQIYI Indonesia)

Liputan6.com, Jakarta - Pada 31 Juli mendatang, satu serial bertajuk Bunga di Tepi Jurang akan menyapa pemirsa. Tayangan yang disutradarai oleh Angling Sagaran ini merupakan produksi Leo Pictures dengan menggandeng iQIYI Indonesia dan MAXStream TV yang akan menayangkannya. 

Kisahnya bercerita tentang seorang kembang desa bernama Andini (Claresta Taufan) yang kondisinya tengah terjepit. Ia dijodoh-jodohkan oleh ibu tirinya (Cut Keke) dengan seorang pria beristri tiga yang tajir melintir di desanya (Sule). 

Andini jelas ogah menjadi istri keempat, apalagi ia ingin mengejar mimpinya: berangkat ke Jakarta dan menjadi desainer tas. Namun situasi yang ia hadapi makin pelik setelah tanggal pernikahan mendadak dipercepat. 

Kehadiran Aldy (Aliando), sahabat masa kecilnya yang kembali ke desa mereka setelah sukses dengan pekerjaannya di Jakarta, membuahkan sebuah asa di hati Andini. Ia mengambil sebuah tindakan nekat: kabur ke Jakarta bersama Aldy. 

Namun setibanya di metropolitan, ia justru mendapat satu kenyataan yang tak pernah ia bayangkan: terjerumus dalam kehidupan malam di Jakarta. Kota yang ia bayangkan, kini justru menjadi mimpi buruknya.

Jelang penayangannya, para bintang Bunga di Tepi Jurang mulai dari Claresta Taufan, Stefan William, Aliando Syarief, Anjasmara, Olla Ramlan, Rachel Vennya, Erika Carlina, aktor Thailand Moshlong, dan lainnya, berkumpul dalam konferensi pers yang dihelat di CGV Grand Indonesia Jakarta pada Kamis (23/7/2026). Mereka bercerita banyak soal pengalaman dalam produksi ini.

Seperti apa cerita mereka?


1. Transformasi Claresta Taufan

Pemain Serial Bunga di Tepi Jurang dalam konferensi pers yang dihelat di CGV Grand Indonesia Jakarta pada Kamis (23/7/2026). (dok IQIYI Indonesia)

Sebelum konferensi pers dihelat, diadakan penayangan khusus dua episode perdana Bunga di Tepi Jurang. Claresta Taufan menjelaskan bahwa dalam dua episode ini saja telah terasa transformasi pada karakter Andini menjadi Nadin.

"Sedangkan series ini cukup panjang, 12 episode, dan di setiap episodenya akan ada transformasi itu sendiri. Jadi itulah yang paling aku kulik. Aku berusaha bagaimana caranya menunjukkan transformasi itu secara nyata," kata Claresta.

2. Stefan William Belajar Pegang Kamera

Stefan William juga melakukan persiapan khusus untuk karakter Maxwell, yang merupakan seorang fotografer. Ia ternyata mendapat bantuan dari Aliando agar tampil lebih meyakinkan.

Lanjut Baca:

"Jadi waktu itu sempet juga dibantu sama Ali, dikasih tau cara megang kamera...waktu reading ya Li? Karena gua kan enggak tahu sama sekali ya. Karena kan pegang kamera itu mesti profesional banget," tuturnya, yang dibenarkan oleh sang pemeran Aldy.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya