Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim video Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi memberi hadiah puluhan juta denganΒ menjawab pertanyaan di Facebook. Video itu ditemukan beredar di media sosial pada 20 Juli 2026.
Berikut isi unggahannya:
Advertisement
"Tebak nama provinsi di Indonesia yang ada di dalam video ini siapapun yang bisa menebak dengan benar lalu kirimkan. Jawabannya bagi yang beruntung akan mendapatkan hadiah puluhan juta, ini benar, yang bilang hoaks pasti belum pernah dapat"
Berikut isi captionnya:
"πππππ πππππππ ππππ πππππππ ππππππππ πππ πππππ οΏ½οΏ½ππππππ"
"TEBAK NAMA"
"PROVINSI"
"YANG ADA DI INDONESIA"
"BPK.MULYADI"
"PAP_A"
Lalu benarkah klaim video Dedi Mulyadi memberikan hadiah puluhan juta dengan menjawab pertanyaan di Facebook? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Penelusuran Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuriΒ akun resmi Dedi Mulyadi di berbagai media sosial tidak ditemukan kuis seperti dalam postingan.Β
Penelusuran dilanjutkan dengan menggunakan Google Images.Β Hasil penelusuran menemukan foto tersebut pernah diunggah Kompas.com dalam artikel berjudul "Dedi Mulyadi Gelar Karnaval Seni Usai Pelantikan: Uang Pribadi" pada 20 Februari 2025.
Foto yang sama juga digunakan Kompasiana.com dalam artikel berjudul "Antara STNK Mati dan Penghapusan Pajak, Menyongsong Terobosan Administrasi di Era Dedi Mulyadi" yang tayang pada 20 Maret 2025.
Di sisi lain sangat berbahaya jika memberikan data pribadi kita pada nomor yang tidak dikenal dengan iming-iming pembagian bantuan. Hal ini bisa mengakibatkan kita pada pencurian data hingga terhubung dengan pinjaman online ilegal.
Sumber:
https://bandung.kompas.com/read/2026/07/16/171315378/sidak-pabrik-kapur-cipatat-dedi-mulyadi-ungkap-dugaan-eksploitasi-buruh-dan
https://www.kompasiana.com/noerhilman5202/67dc1bdaed6415075a08b052/antara-stnk-mati-dan-penghapusan-pajak-menyongsong-terobosan-administrasi-di-era-dedi-mulyadi
Kesimpulan
Klaim video Dedi Mulyadi beri hadiah puluhan juta dengan jawab pertanyaan di Facebook merupakan hoaks.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalamΒ International Fact Checking Network (IFCN)Β dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silakan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.