Carlo Ancelotti Kembali Tolak Timnas Italia, Komitmen untuk Brasil hingga 2030

Carlo Ancelotti menolak tawaran melatih Timnas Italia, menegaskan dedikasinya sebagai pelatih kepala Timnas Brasil hingga Piala Dunia 2030, meski tersingkir di

oleh ThomasDiterbitkan 24 Juli 2026, 12:00 WIB
Reaksi pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, setelah timnya kalah dari Norwegia pada 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (6/7/2026) pagi WIB. (Odd Andersen/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih kawakan Carlo Ancelotti baru-baru ini kembali menolak proposal untuk menjadi pelatih kepala Tim Nasional Italia. Keputusan ini mempertegas komitmennya terhadap Timnas Brasil, yang akan ia pimpin hingga gelaran Piala Dunia 2030.

Penolakan terhadap Azzurri bukan kali pertama bagi Ancelotti. Ia telah berulang kali menolak tawaran dari federasi negaranya, dengan alasan utama preferensinya terhadap pekerjaan klub yang bersifat harian.

Saat ini, Ancelotti menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Brasil sejak Mei 2025. Di bawah kepemimpinannya, Seleção berhasil lolos ke perempat final Piala Dunia 2026, meskipun perjalanan mereka harus terhenti di babak 16 besar.


Penolakan Berulang untuk Azzurri

Pelatih Brasil Carlo Ancelotti memimpin sesi latihan menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Ekuador. Latihan ini digelar di Sao Paulo, Brasil, pada Selasa, 3 Juni 2025. (AP Photo/Andre Penner)

Carlo Ancelotti memiliki sejarah panjang dalam menolak tawaran untuk menukangi Timnas Italia. Salah satu penolakan signifikan terjadi pada tahun 2018, setelah Gian Piero Ventura dipecat menyusul kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2018.

Pada April 2022, Ancelotti secara eksplisit menjelaskan alasannya menolak tawaran melatih tim nasional. Ia menyatakan bahwa dirinya lebih menyukai pekerjaan yang bersifat harian di klub, karena khawatir pekerjaan di timnas akan mengurangi gairahnya terhadap sepak bola. “Saya menolak karena saya tidak merasa ingin melakukannya,” ujar Ancelotti terkait tawaran melatih Timnas Italia, menegaskan bahwa ia merasa lebih cocok melatih klub.

Penolakan terbaru pada Juli 2026 kembali mengukuhkan posisinya, meskipun ada minat kuat dari federasi Italia atau FIGC.

Kini FIGC akan fokus mengejar Josep Guardiola sebagai pelatih baru timnas Italia.


Komitmen Jangka Panjang Bersama Seleção

Berbeda dengan sikapnya terhadap Italia, Carlo Ancelotti telah menunjukkan komitmen penuhnya kepada Timnas Brasil. Ia resmi mengumumkan akan melatih Seleção pada Mei 2025 dan langsung mengambil alih posisi pelatih kepala di bulan yang sama.

Komitmen ini semakin kuat setelah pada Mei 2026, Ancelotti memperpanjang kontraknya sebagai pelatih kepala Timnas Brasil hingga Piala Dunia 2030. Dengan perpanjangan kontrak ini, ia akan mencetak sejarah sebagai pelatih asing pertama yang memimpin Brasil di Piala Dunia dalam lebih dari 60 tahun. Ancelotti sendiri telah menegaskan bahwa ia akan menghormati kontraknya hingga 2030.

Pada Oktober 2025, Ancelotti mengungkapkan ambisinya untuk mempersembahkan trofi keenam bagi Brasil di Piala Dunia 2026. Ia juga menyatakan bahwa hubungannya dengan Brasil telah terjalin sejak lama, yakni pada tahun 1980-an, dan selama kariernya ia telah bekerja sama dengan 34 pemain Brasil.

Meskipun Brasil mengalami kekalahan di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Direktur Sepak Bola Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF), Rodrigo Caetano, menegaskan bahwa Ancelotti akan tetap bertanggung jawab hingga siklus Piala Dunia 2030. Caetano menjelaskan bahwa salah satu alasan kegagalan di Piala Dunia sebelumnya adalah kurangnya panduan jangka panjang yang stabil, dan CBF tidak ingin mengulangi kesalahan serupa.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya