Polisi Bongkar Fakta Kasus yang Menjerat Mondy Tatto

Polisi Pastikan Mondy Tatto Bukan Tersangka Pembunuhan Anak Punk, Hanya Dijerat Kasus Pengeroyokan

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 23 Juli 2026, 16:34 WIB
Mondy Tatto (@mondyy_tatto28)

Liputan6.com, Jakarta - Polisi meluruskan kabar yang beredar terkait kasus tewasnya anak punk Faisal Anwar di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Selebgram Dita Restu Amanda alias Mondy Tatto atau Mondy Punk dipastikan bukan tersangka pembunuhan, melainkan hanya dijerat dalam perkara dugaan pengeroyokan yang terjadi beberapa jam sebelum korban tewas.

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, AKP Engkus Kusnadi, mengatakan pihaknya menangani dua perkara berbeda dalam rangkaian kasus tersebut.

Perkara pertama adalah dugaan pengeroyokan dengan dua tersangka, yakni Mondy Tatto dan Doni Darmawan alias Donal. Sementara itu, perkara kedua merupakan kasus pembunuhan dengan tersangka tunggal bernama Darmin.

"Yang pertama laporan pengeroyokan, pelakunya Donal sama Mondy. Yang kedua pelaku penusukan yang menyebabkan mati itu pelakunya satu orang, atas nama Darmin," kata Engkus, Kamis (23/7/2026).

Menurut Engkus, pengeroyokan terjadi di depan sebuah salon di Jalan KH Asnawi, Desa Kalijaya, Cikarang Barat, sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa bermula ketika korban hendak meminjam sepeda motor milik Mondy yang saat itu dipakai Donal.

Permintaan tersebut memicu adu mulut hingga berujung perkelahian. Ia juga mengungkapkan keributan dipengaruhi minuman keras serta persoalan pribadi antara korban dan Donal karena keduanya sama-sama memiliki kedekatan dengan Mondy.

Saat perkelahian berlangsung, Donal dan korban saling adu jotos. Berdasarkan hasil penyidikan, Mondy diduga ikut mengeroyok korban.

"Pelakunya Mondy dan Donal. Itu perkara pengeroyokan," ujar Engkus.

Setelah dilerai rekan-rekannya, perkelahian tersebut berakhir. Namun, beberapa jam kemudian korban kembali berkumpul bersama pelaku dan teman-temannya di kawasan Ceger sebelum berpindah ke kontrakan Mondy di Kampung Jatibaru, Desa Kalijaya.

 

Penusukan

Di lokasi itulah terjadi peristiwa lain yang berbeda. Engkus menegaskan penusukan yang menyebabkan Faisal meninggal dilakukan oleh Darmin, bukan oleh Mondy maupun Donal.

"Tempat kejadian berbeda, waktu berbeda, pelakunya juga berbeda," tegasnya.

Menurutnya, Darmin mengaku sempat berniat melerai pertengkaran yang kembali pecah di kontrakan tersebut. Namun, setelah dipukul korban menggunakan tabung gas elpiji, Darmin mengambil pisau yang telah dibawanya lalu menusuk korban.

Hasil otopsi menunjukkan penyebab kematian Faisal adalah luka tusuk di dada kanan yang menembus paru-paru hingga mengakibatkan pendarahan.

"Dikuatkan hasil otopsi bahwa penyebab kematian akibat luka tusuk di dada sebelah kanan yang menembus paru-paru sehingga menyebabkan pendarahan," kata Engkus.

Polisi kini telah menetapkan tiga tersangka dalam dua perkara tersebut. Mondy Tatto dan Donal dijerat dalam kasus dugaan pengeroyokan, sedangkan Darmin menjadi tersangka pembunuhan terhadap Faisal Anwar.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya