Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal perdagangan saham Kamis (23/7/2026) pagi. Sebagian sektor saham mengalami penguatan dipimpin sektor teknologi.
Mengutip data RTI, IHSG dibuka menguat menuju level 6.346,61 dari penutupan perdagangan sebelumnya di posisi 6.334,47. Indeks saham LQ45 juga turut menguat 0,14 persen menjadi 633,23.
Advertisement
Pada pukul 09.10 WIB, IHSG masih melanjutkan penguatan sebesar 0,29 persen atau naik 21,63 poin menuju level 6.354,00. Sementara itu, indeks LQ45 menguat 0,19 persen ke posisi 633,73.
Pada awal sesi perdagangan hari ini, IHSG sempat menyentuh level tertingginya di 6.362,86 dan level terendah di 6.338,24.
Sebanyak 297 saham menguat sehingga berhasil mendongkrak pergerakan IHSG. Selain itu, 157 saham melemah dan 238 saham stagnan atau diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 218.845 kali dengan volume perdagangan mencapai 4,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham tercatat sebesar Rp 1,4 triliun. Adapun posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah berada di kisaran Rp 17.881.
Dari sisi sektoral, mayoritas sektor saham bergerak menghijau. Hanya ada satu sektor yang mengalami pelemahan, yakni sektor keuangan yang turun tipis 0,09 persen.
Sementara itu, sektor saham teknologi memimpin kenaikan dengan melesat 2,16 persen. Sektor saham energi menyusul di posisi berikutnya dengan naik 1,12 persen, disusul sektor barang baku (basic materials) yang mendaki 0,91 persen.
Prediksi Gerak IHSG Hari Ini
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Kamis, (23/7/2026). Akan tetapi, IHSG juga berpotensi koreksi dalam jangka pendek untuk menguji 6.202-6.282. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?
IHSG melemah 0,09% ke 6.334, dan disertai dengan munculnya tekanan jual, tetapi koreksi masih tertahan moving average (MA) 60 harian pada Rabu, 22 Juli 2026.
Dalam riset PT MNC Sekuritas menyebutkan, posisi pergerakan IHSG sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave © dari wave [iv]. Hal itu berarti IHSG diprediksi menguat untuk menguji 6.441-6.545. “Namun, cermati adanya potensi koreksi dalam jangka pendek untuk menguji 6.202-6.282,” demikian dikutip dari riset MNC Sekuritas.
Dalam riset itu disebutkan, IHSG akan bergerak di level support 6.111,5.839 dan level resistance 6.377,6.599.
Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 6.110-6.380.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Multipolar Tbk (MLPL), PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN), dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA).
Sedangkan dalam riset PT MNC Sekuritas memilih saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR).
Rekomendasi Teknikal
Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:
1.PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) - Buy on Weakness
Saham AADI menguat 0,28% ke 9.025 dan disertai dengan munculnya volume beli yang mengecil. “Saat ini, posisi AADI kami perkirakan berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C,” demikian seperti dikutip dari riset MNC Sekuritas.
Buy on Weakness: 8.625-8.925
Target Price: 9.300, 9.525
Stoploss: below 8.325
2.PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) - Buy on Weakness
Saham CUAN terkoreksi 2,04% ke 720 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi CUAN diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C,” demikian seperti dikutip.
Buy on Weakness: 685-710
Target Price: 815, 915
Stoploss: below 670
3.PT Bukit Asam Tbk (PTBA) - Buy on Weakness
Saham PTBA menguat 0,41% ke 2.430 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih cenderung sideways.
“Kami memperkirakan, posisi PTBA sedang berada pada bagian dari wave 2 dari wave (1) dari wave [C],” demikian seperti dikutip.
Buy on Weakness: 2.330-2.400
Target Price: 2.480, 2.570
Stoploss: below 2.290