Gara-Gara Cincin, Pengantin Pria Buru-Buru ke Damkar Usai Ijab Kabul

Evakuasi berlangsung hampir satu jam hingga cincin akhirnya berhasil dipotong.

oleh FauzanDiterbitkan 22 Juli 2026, 21:57 WIB
Cerita Pengantin Pria Buru-buru ke Damkar Usai Ijab Kabul (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Momen bahagia usai mengucapkan ijab kabul berubah menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi Muhammad Makbul. Di saat pengantin lain bersiap mengabadikan momen bersama keluarga dan tamu undangan, Makbul justru buru-buru menuju Kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gowa.

Bukan karena terjadi kebakaran atau keadaan darurat lainnya. Pengantin pria itu datang meminta pertolongan setelah cincin emas yang melingkar di jarinya tak kunjung bisa dilepaskan.

Peristiwa itu bermula saat prosesi tukar cincin usai ijab kabul. Tanpa disadari, Makbul mengenakan cincin yang seharusnya dipakai mempelai perempuan. Karena ukurannya lebih kecil, cincin tersebut tersangkut di jari hingga membuatnya terus membengkak.

Berbagai upaya sempat dilakukan keluarga untuk melepaskan cincin itu. Namun, usaha tersebut tak membuahkan hasil. Melihat kondisi jari yang semakin membengkak, rombongan pengantin akhirnya membawa Makbul ke Kantor Damkar Gowa yang lokasinya hanya sekitar 200 meter dari Gedung Ajibate, tempat resepsi digelar.

 

Kronologi

Cerita Pengantin Pria Buru-buru ke Damkar Usai Ijab Kabul (Foto: Istimewa)

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Dinas Damkar Kabupaten Gowa, Samsul Bahri Syamsuddin, mengatakan petugas menerima permintaan bantuan dari rombongan pengantin pria tidak lama setelah prosesi pernikahan selesai.

"Kami baru saja melakukan evakuasi cincin terhadap pengantin laki-laki. Serombongan pengantin laki-laki datang ke kantor kami," ujar Samsul Bahri Syamsuddin, Rabu (22/7/2026).

Menurut Samsul, cincin yang dikenakan pengantin pria ternyata bukan cincin untuknya. Kekeliruan saat prosesi tukar cincin membuat cincin mempelai perempuan masuk ke jari Makbul dan sulit dilepaskan.

"Salah memasukkan cincin di jarinya, yaitu cincin pengantin perempuan yang dimasukkan di jari tangan pengantin laki-laki. Sehingga itu sulit untuk dikeluarkan, kemudian semakin membengkak dan makin tidak bisa lagi dikeluarkan," katanya.

Samsul menuturkan, lokasi gedung resepsi yang berdekatan dengan Kantor Damkar membuat keluarga pengantin segera memutuskan meminta bantuan petugas.

"Pada saat itu mungkin prosesi tukar cincin di Gedung Haji Bate yang kurang lebih 200 meter dari kantor kami," tuturnya.

 

Cerita Pengantin Pria Buru-buru ke Damkar Usai Ijab Kabul (Foto: Istimewa)

Petugas kemudian memotong cincin menggunakan mesin gerinda mini. Proses pemotongan dilakukan secara perlahan dan penuh kehati-hatian agar mata gerinda tidak mengenai kulit jari sang mempelai pria yang sudah membengkak.

Evakuasi berlangsung hampir satu jam hingga cincin akhirnya berhasil dipotong. Meski cincin mahar tersebut tidak dapat diselamatkan, jari Makbul berhasil dibebaskan tanpa mengalami luka serius.

"Alhamdulillah cincinnya berhasil dilepas," ucapnya.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya