Liputan6.com, Jakarta - Persija Jakarta menggeser agenda pemusatan latihan (TC) pramusim di Thailand. Rencana yang semula dimulai pada akhir Juli 2026 diubah; skuad dijadwalkan berangkat pada 10 Agustus 2026. Keputusan ini diambil setelah evaluasi bersama tim pelatih dan manajemen.
Klub memprioritaskan skuad lengkap berkumpul di Jakarta lebih dahulu sebelum TC luar negeri dimulai. Langkah tersebut diproyeksikan agar seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai kebutuhan staf kepelatihan.
Advertisement
Penataan ulang kalender pramusim ini juga dimaksudkan untuk memberi ruang pemantauan perkembangan pemain secara lebih menyeluruh sebelum agenda internasional digulirkan.
Piala Presiden Jadi Bagian Pramusim Persija
Penyesuaian jadwal membuka kesempatan bagi Persija menurunkan tim utama di Piala Presiden. Turnamen pramusim itu akan dimanfaatkan sebagai ajang uji kesiapan sekaligus tolok ukur progres tim sebelum TC berlanjut di Thailand.
Menurut Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, "Penyesuaian itu membuat kita memiliki kesempatan untuk berpartisipasi di Piala Presiden. Keikutsertaan di Piala Presiden juga akan menjadi bagian dari proses persiapan tersebut."
Ia menambahkan, "Tim pelatih dapat melihat perkembangan pemain dalam situasi pertandingan kompetitif, sebelum nantinya melanjutkan program pramusim di Thailand pada 10 Agustus,"
Setelah rangkaian persiapan dan agenda pertandingan di Indonesia selesai, Persija akan menuju Thailand untuk menjalani program lanjutan sebagai bagian akhir dari persiapan menuju musim 2026/2027.
Pertimbangan Teknis dan Keutuhan Skuad
Manajemen menilai perubahan jadwal diperlukan demi memaksimalkan tiap tahapan persiapan. Fokus awal diletakkan pada keutuhan skuad di Jakarta agar koordinasi tim berjalan optimal sejak tahap awal.
Mohamad Prapanca mengatakan, "Setelah melakukan koordinasi dengan tim pelatih, kami memutuskan melakukan penyesuaian jadwal terkait pemusatan latihan. Sebelum bertolak ke Thailand, tim akan terlebih dahulu berkumpul secara lengkap di Jakarta"
Selain itu, staf pelatih akan mengintegrasikan pemain baru ke dalam skema permainan yang disiapkan untuk musim 2026/2027. Kebijakan ini diambil agar adaptasi taktik dan beban latihan bisa dipantau langsung sebelum tim bertolak ke luar negeri.
Prapanca menegaskan, "Setiap program disusun untuk memastikan tim berada dalam kondisi terbaik ketika kompetisi dimulai. Kami ingin seluruh tahapan persiapan berjalan efektif, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan tim pelatih,"