Donald Trump Ingin AS Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Lagi

Donald Trump ingin Amerika Serikat kembali menjadi tuan rumah Piala Dunia setelah sukses menggelar edisi 2026 bersama Kanada dan Meksiko.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 20 Juli 2026, 18:55 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri) dan Presiden Donald Trump (tengah) memberikan ucapan selamat kepada pemain Spanyol Pau Cubarsi (22) saat menyerahkan medalinya setelah laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 19 Juli 2026. (AP Photo/Jacquelyn Martin)

Liputan6.com, Jakarta - Donald Trump memastikan Amerika Serikat akan segera mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia lagi. Pernyataan itu disampaikan setelah turnamen 2026 yang digelar bersama Kanada dan Meksiko dinilai berlangsung sukses.

Final Piala Dunia 2026 menjadi laga pertama yang dihadiri langsung oleh Donald Trump selama turnamen. Presiden Amerika Serikat itu menyaksikan Spanyol mengalahkan Argentina sebelum ikut dalam seremoni penyerahan trofi bersama Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Trump menilai antusiasme penonton sepanjang turnamen menjadi bukti bahwa negaranya layak kembali menggelar ajang sepak bola terbesar di dunia. Ia bahkan berharap proses pengajuan tuan rumah bisa dilakukan secepat mungkin.


Donald Trump Ingin AS Kembali Jadi Tuan Rumah

Presiden AS, Donald Trump, dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyaksikan Spanyol merayakan kemenangan setelah mengalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey pada 20 Juli 2026 di East Rutherford, New Jersey. (Andrew Harnik/Getty Images via AFP)

Dalam wawancara dengan Fox sebelum laga final, Trump mengaku sudah memiliki gagasan mengenai penyelenggaraan Piala Dunia di Amerika Utara. Ia mengklaim sempat mengusulkan kepada Gianni Infantino agar turnamen melibatkan lebih dari satu negara.

"Saya punya ide untuk Gianni. Saya bilang, 'Kita lakukan saja.' Orang mungkin mengira stadion akan kosong, tetapi ternyata tidak seperti itu."

"Saya rasa tingkat keterisiannya mencapai 99,9 persen, bahkan mungkin lebih karena stadion benar-benar penuh. Berdasarkan angka-angka itu, kami akan segera mengajukan diri lagi."

Trump juga menginginkan Amerika Serikat kembali mendapat kesempatan menjadi tuan rumah selama dirinya masih aktif di dunia politik. Ia bahkan melontarkan candaan kepada Infantino agar FIFA kembali memilih negaranya pada kesempatan berikutnya.


Peluang Baru Terbuka pada Piala Dunia 2038

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ikut mencuri perhatian dalam final Piala Dunia pada Minggu (19/7/2026). (Dok. AP Photo/Jacquelyn Martin)

Meski ingin segera mengajukan pencalonan, aturan FIFA membuat Amerika Serikat belum bisa kembali menjadi tuan rumah dalam waktu dekat. Piala Dunia 2030 akan berlangsung di Spanyol, Portugal, dan Maroko, dengan tiga pertandingan pembuka dimainkan di Argentina, Paraguay, serta Uruguay untuk memperingati 100 tahun turnamen tersebut.

Sementara itu, Piala Dunia 2034 telah diberikan kepada Arab Saudi karena proses pemilihan hanya terbuka bagi negara-negara Asia dan Oseania. Kondisi tersebut membuat Amerika Serikat baru berpeluang mengajukan diri untuk edisi 2038.

Namun, peluang itu juga memiliki tantangan tersendiri. Belum pernah ada negara yang kembali menjadi tuan rumah Piala Dunia hanya dalam rentang 12 tahun setelah penyelenggaraan sebelumnya.

Di sisi lain, masa jabatan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat dijadwalkan berakhir pada 2028 sesuai ketentuan konstitusi. Dengan demikian, apabila Amerika Serikat kembali menjadi tuan rumah pada 2038, momen tersebut kemungkinan besar tidak lagi berlangsung saat Trump masih menjabat sebagai presiden.

Sumber: Sports Illustrated

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya