Liputan6.com, Jakarta - Grup vokal StarBe kembali mewarnai industri musik Tanah Air dengan merilis single terbaru berjudul "Could Be Us". Setelah sukses mencuri perhatian lewat lagu "Inferno", StarBe menghadirkan karya yang menandai perkembangan musikalitas mereka sekaligus membuka langkah lebih luas ke pasar internasional.
Mengusung warna musik Urban Pop dan R&B yang easy listening, "Could Be Us" menjadi proyek kolaborasi internasional StarBe bersama penyanyi, penulis lagu, sekaligus produser kelahiran Amerika Serikat berdarah Zimbabwe, Bloodlyne.
Advertisement
StarBe yang beranggotakan Annabelle Sanjaya (Abel), Shella Fernanda (Shella), Kezia Lizina (Kezia), dan Chelsea Van Meijr (Chelsea) kembali menunjukkan kematangan mereka melalui lagu yang memadukan kisah emosional dengan sentuhan musik pop global.
Menariknya, "Could Be Us" memiliki cerita unik di balik proses penciptaannya. Lagu tersebut awalnya ditulis oleh Bloodlyne untuk proyek solo miliknya. Namun, seiring berjalannya proses kreatif, ia merasa pesan dan karakter lagu itu akan lebih kuat jika dibawakan oleh StarBe.
"Awalnya 'Could Be Us' ditulis oleh Bloodlyne untuk proyek solonya. Namun, seiring berkembangnya proses kreatif, ia merasa bahwa pesan dan karakter lagu tersebut akan terasa jauh lebih kuat apabila dibawakan oleh StarBe," kata Shella Fernanda di Jakarta.
Tak hanya bertindak sebagai pencipta lagu, Bloodlyne juga turut ambil bagian sebagai featured artist. Ia menyumbangkan warna vokal khas serta bagian rap yang memperkaya dinamika lagu dan memberikan nuansa baru dalam kolaborasi lintas negara tersebut.
Proses Kreatif di Baliknya
Proses penggarapannya pun berlangsung relatif cepat. Rekaman dimulai pada Februari 2026 dan rampung pada April 2026. Bahkan, single ini dipastikan akan masuk dalam album studio kedua StarBe yang dijadwalkan rilis pada awal 2027.
Secara tema, "Could Be Us" mengangkat kisah yang dekat dengan kehidupan anak muda masa kini. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang mendambakan hubungan yang tulus dan penuh komitmen, tetapi harus menghadapi pasangan yang masih menganggap hubungan mereka sebagai permainan.
Upaya Menjangkau Pasar Internasional
Dari sisi musikalitas, "Could Be Us" hadir dengan aransemen modern yang dipadukan groove R&B yang kuat. Perpaduan vokal StarBe dan Bloodlyne menghadirkan dialog yang dinamis dari sudut pandang perempuan dan laki-laki, sehingga membuat cerita dalam lagu terasa lebih hidup dan autentik.
Tak berhenti di situ, StarBe juga tengah menyiapkan sejumlah rilisan untuk pasar Asia Tenggara dan Asia Selatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi mereka untuk memperluas jangkauan musik Indonesia di kancah internasional sekaligus membangun koneksi lintas budaya melalui musik.