Lawan Prancis, Inggris Diminta Turunkan Skuad Terbaik

Joleon Lescott ingin Timnas Inggris tampil dengan skuad terbaik mereka melawan Prancis.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 18 Juli 2026, 09:35 WIB
Anthony Gordon #18 dari Inggris merayakan gol pertama pada pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Stadion Atlanta pada 16 Juli 2026 di Atlanta, Georgia. (Justin Setterfield/Getty Images melalui AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Mantan bek Timnas Inggris, Joleon Lescott, meminta Thomas Tuchel tidak menjadikan laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 sebagai pertandingan formalitas. Ia ingin sang pelatih menurunkan tim terbaiknya di laga ini.

Timnas Inggris akan memainkan pertandingan terakhir mereka di Piala Dunia 2026. Mereka akan menantang Timnas Prancis di perebutan juara tiga Piala Dunia 2026.

Tersiar kabar bahwa Timnas Inggris tidak akan turun dengan tim terbaik mereka di laga ini. Thomas Tuchel berencana melakukan sejumlah rotasi, di mana ia akan memberi kesempatan kepada sejumlah pemain yang minim menit bermain untuk beraksi di laga ini.

Menurut Lescott, Tuchel seharusnya menurunkan skuad terbaik dan memanfaatkan pertandingan melawan Prancis sebagai kesempatan penting untuk mempersiapkan Inggris menghadapi turnamen besar berikutnya.

Simak komentar lengkap sang mantan bek Timnas Inggris di bawah ini.


Bisa Jadi Simulasi Final Euro 2028

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memberikan instruksi kepada Nico O'Reilly (kiri) dan Dan Burn sebelum keduanya masuk sebagai pemain pengganti pada laga semifinal Piala Dunia 2026 melawan Argentina di Atlanta Stadium, Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. (Richard Pelham/Getty Images/AFP)

Lescott menilai laga ini bisa menjadi pengalaman berharga bagi Inggris karena Prancis berpotensi menjadi salah satu lawan mereka di Euro 2028.

Karena itu, ia berharap Tuchel menggunakan pertandingan tersebut untuk menguji bagaimana timnya menghadapi situasi sulit dan lawan berkualitas tinggi.

"Tuchel harus melihat pertandingan ini seolah-olah ini adalah final Euro dua tahun lagi melawan Prancis," ujar Lescott kepada Metro.

"Jadi, bagaimana kami mempersiapkan diri untuk pertandingan seperti itu? Bisa saja tim dan pemain yang sama akan tampil."


Siap Berikan yang Terbaik

Pelatih kepala Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memberikan instruksi kepada para pemainnya saat pertandingan Grup L Piala Dunia antara Inggris dan Kroasia di Arlington, Texas, dekat Dallas, Kamis 18 Juni 2026. (AP Photo/Jessica Tobias)

Lescott juga yakin seluruh pemain yang diturunkan akan tetap memiliki motivasi untuk meraih kemenangan, terlepas dari siapa saja yang dipilih Tuchel.

"Para pemain pasti ingin menang. Saya tidak peduli siapa yang dipilih. Mereka semua akan ingin menang dan hal yang sama berlaku untuk Prancis."

"Saya rasa Tuchel tidak akan melihat pertandingan ini dan berpikir, 'Mari kita hanya memberikan menit bermain kepada pemain tertentu tanpa alasan yang jelas.'"


Sulit Mempersiapkan Diri secara Emosional

Wasit Ismail Elfath, dari Amerika Serikat, berbicara dengan Morgan Rogers dari Inggris, kiri, Harry Kane dari Inggris dan Leandro Paredes dari Argentina, kanan, pada pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta, Kamis (16-7-2026 dini hari WIB. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Lescott juga menyoroti kondisi mental para pemain Inggris dan Prancis setelah sama-sama gagal mencapai final Piala Dunia 2026.

Menurutnya, aspek emosional dari kekalahan di semifinal tidak bisa benar-benar dipersiapkan sebelumnya.

"Untuk sisi emosional, Anda tidak bisa mempersiapkan diri untuk hal seperti ini. Ini bukan sesuatu yang ingin Anda persiapkan dan memang tidak bisa. Anda baru bisa menghadapinya ketika hal itu benar-benar terjadi, terutama ketika hasilnya negatif."

"Satu-satunya hal positif adalah Prancis berada dalam situasi yang sama. Mereka juga memiliki persepsi negatif terhadap performa mereka setelah disingkirkan Spanyol," pungkas Lescott.

Sumber: Metro

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya