Curhat Warga Depok Diteror Tetangga: Dilempar Telur hingga Diancam Santet

Polres Metro Depok menyelidiki kasus pengrusakan akibat konflik antartetangga yang berulang.

oleh Dicky Agung PrihantoDiterbitkan 16 Juli 2026, 19:52 WIB
Garasi rumah korban mengalami kerusakan usai cekcok dengan tetangga di wilayah Rangkapan Jaya Baru, Depok. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Liputan6.com, Jakarta - Polres Metro Depok sedang menangani adanya laporan keributan antar tetangga hingga berujung pengrusakan di wilayah Rangkapan Jaya Baru, Depok. Diduga keributan antar tetangga sudah terjadi sejak lama.

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra membenarkan adanya laporan tersebut. Menurut dia, petugas telah mendatangi lokasi kejadian yang melibatkan dua rumah bertetangga di wilayah Rangkapan Jaya Baru.

“Terjadi perselisihan antar tetangga ya, akhirnya korban sekarang membuat laporan di Polres Metro Depok untuk pengrusakannya,” ujar Hendra, Kamis (16/7/2026).

Hendra menjelaskan, sebelumnya keributan antar tetangga antara korban dengan terlapor pernah terjadi beberapa waktu lalu. Polsek Pancoran Mas telah melakukan mediasi dan dinyatakan selesai, namun kini perselisihan terjadi kembali.

“Sebelumnya sudah dilakukan mediasi di polsek, sudah selesai, terjadi perselisihan kembali dan terjadi tindak pidana pengrusakan,” jelas Hendra.

Polres Metro Depok telah melakukan olah tempat kejadian perkara sesuai laporan korban. Polres Metro Depok masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, apabila terbukti terjadi tindakan pengrusakan, Polres Metro Depok akan memanggil terlapor.

“Informasinya sering terjadi cekcok, pemicunya karena salah paham masalah bahasa aja,” terang Hendra.

Sementara, korban yakni Suraji mengaku telah mengalami berbagai tindakan yang tidak menyenangkan dari tetangganya sejak 2024. Tindakan tersebut berupa lemparan berbagai benda hingga rumahnya mengalami kerusakan.

“Mulai dari telur sampai sampah,” ujar Suraji.

Untuk mengetahui teror yang dialaminya, Suraji memasang CCTV dari berbagai arah. Terungkap, berdasarkan rekaman CCTV orang yang melakukan teror dan pengrusakan rumahnya merupakan tetangga yang berada di dekat rumahnya.

“Ini sudah terjadi sejak lama, kami terus bersabar,” ucap Suraji.

 

Diancam Disantet

Tidak hanya teror, keluarga Suraji sempat diancam akan disantet oleh terlapor. Hal itu membuat keluarganya merasa tidak tenang atas perbuatan yang dilakukan terlapor.

“Pernah dilempar helm, sampai meminta kami keluar untuk berkelahi,” ungkap Suraji.

Suraji sempat melaporkan teror dan ancaman yang dilakukan terlapor kepada pengurus lingkungan. Usai dilakukan mediasi, terlapor kembali melakukan ulahnya sehingga Suraji terpaksa melaporkan pengancaman hingga pengrusakan ke Polres Metro Depok.

“Kita sudah capek, kemarin kita buat laporan ke polisi,” pungkas Suraji.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya