Liputan6.com, Jakarta - Keysha, perwakilan dari Belitung Timur, sukses melaju ke babak selanjutnya dalam ajang Dangdut Academy 8 (DA8). Penampilannya di Top 42, yang berlangsung pada Rabu, 15 Juli, berhasil memukau dewan juri dan mengamankan posisinya di kompetisi bergengsi tersebut.
Dalam malam penampilan tersebut, Keysha dinilai oleh tiga juri utama: Soimah, Nassar, dan Lesti Kejora. Masing-masing juri memberikan evaluasi komprehensif mengenai aspek vokal, penampilan panggung, hingga karakteristik yang perlu dikembangkan oleh Keysha.
Advertisement
Keysha tampil sebagai bagian dari Tim Selfi Yamma Grup 1, dengan Selfi Yamma sebagai coach. Acara malam itu dipandu oleh Ramzi, Gilang Dirga, Rina Nose, Rizky Billar, Jirayut, dan Andi Syakirah, serta turut didampingi oleh kakak kelas dari alumni Dangdut Academy 7, April dan Mila Nurwanti.
Sorotan Lesti Kejora dan Nassar pada Usaha Keysha
Lesti Kejora mengakui bahwa Keysha telah menunjukkan usaha keras, terutama mengingat lagu yang dibawakan memiliki tingkat kesulitan tinggi. "Keysha, lagu ini tuh memang susah. Susahnya, karena ini kan cepat ya. Temponya cepat, terus liriknya padat. Jadi memang kalau kita gak siap secara pernafasan, pasti bakal ngos-ngosan," ujar Lesti.
Ia menambahkan bahwa meskipun ada beberapa napas yang terputus-putus akibat kepadatan lagu, penampilan Keysha dalam menyanyikan lagu Japin Melayu sudah cukup baik.
Senada dengan Lesti, Nassar juga mengapresiasi upaya Keysha di atas panggung. Nassar melihat bahwa Keysha sangat berusaha dalam gerakan, meskipun terlihat sangat berupaya. "Kamu punya usaha yang bagus sayang," puji Nassar. Ia juga menyoroti sikap positif Keysha yang terus mau mencoba dan berusaha, tidak menyerah pada komentar atau kesulitan. Host Ramzi turut mengamini pengamatan Nassar, menyebut bahwa Keysha terlihat seperti sedang mencari validasi dari juri, terutama Soimah.
Soimah: Pentingnya Karakter Unik di DA8
Soimah memberikan penekanan khusus pada kebutuhan akan karakteristik unik bagi para peserta DA8. Menurutnya, di tengah kualitas vokal dan cengkok yang sudah sangat baik dari 42 akademia, peserta perlu menawarkan sesuatu yang lebih. "Artinya kita butuh di luar itu. Kalau suara, cengkok, kita udah tau semua bagus. Tapi bagaimana caranya orang ini bisa menotis kamu," tegas Soimah.
Ia merasa bahwa penampilan Keysha belum menunjukkan ciri khas atau aura yang membedakannya dari peserta lain. "Kalau penampilannya seperti kamu tadi, kita belum bisa menemukan, oh ini Keysha. Oh ini ciri khasnya Kesha. Oh ini aura-auranya Kesha begini," jelasnya.
Soimah menyebut bahwa pekerjaan rumah bagi para peserta DA8 adalah menebalkan karakter masing-masing, mencari jati diri, dan memberikan faktor "WOW" dalam setiap lagu yang dibawakan. Ia bahkan berpendapat, Keysha bisa saja menjadi juara tiga besar di kompetisi lain, namun DA8 menuntut level yang lebih tinggi.