Karen: Dalam 5 Tahun Pertamina Mampu Raih Predikat Nomor Satu

Ambisi PT Pertamina (persero) menjadi perusahaan terbesar kian pasti.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 12 Februari 2014, 14:01 WIB
Ambisi PT Pertamina (persero) menjadi perusahaan terbesar kian pasti. Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan menyatakan dalam kurun waktu lima tahun Pertamina berhasil menjadi perusahaan yang menyandang gelar nomor satu di berbagai bidang.

"Saya ingin mengingatkan pada waktu selama lima tahun banyak sekali nomor satu (yang dilakukan Pertamina)," kata Karen pada peresmian tujuh proyek Pertamina di Pulau Sambu Kepulauan Riau, Rabu (12/2/2014).

Karen menyebutkan, predikat nomor satu yang didapat Pertamina berkaitan dengan pembangunan terminal gas terapung (Floating Storage Regastification/FSRU) Jawa Barat yang pertama di Asia Tenggara.

Prestasi lainnya adalah, Pertamina masuk dalam jajaran perusahaan 50 besar dalam majalah Fortune. Pertamina pun menjadi perusahaan Badan Usaha Negara (BUMN) yang memberikan laporan keuangan paling cepat, meski keuangan Pertamina merupakan yang terumit.

"Sebelumnya Pertamina belum pernah masuk 50 Fortune. Kita juara satu memberikan laporan Keuangan BUMN mengingat laporan keuangan Pertamina terumit dibandingkan BUMN lain," jelasn Karen.

Selain itu, Pertamina juga menjadi perusahaan minyak pertama yang memiliki kapal pengangkut gas elpiji terbesar dan tercanggih di dunia.

Kapal tersebut adalah kapal Pertamina Gas I dibangun di Hyundai Heavy Industries Co Korea Selatan dengan panjang 225.81 meter, lebar 36.60 meter, kedalaman 22.30 meter, maximum draft 11.40 meter, deadweight 54.433 ton dan sanggup membawa muatan 84.000 cubic metric (setara dengan 50 ribu ton).

Pertamina Gas I memiliki kualitas, keamanan, dan perlindungan lingkungan yang mengacu pada peraturan Maritim International (IMO) dan memenuhi persyaratan badan klasifikasi International yang disertifikasi Lloyd Register (Inggris), memenuhi persyaratan Standar Gas International (IGC) serta telah mendapatkan approval Final Inspection dari Badan International OCIMF (Oil Companies International Marine Forum). (Pew/Nrm)

*Bagi Anda yang ingin mengetahui hasil ujian CPNS Honorer K2 2013 silakan klik di cpns.liputan6.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya