Mensos Buka Suara soal Putra Sayuti Melik Hidup Prihatin di Gang Sempit

Pemerintah mengaku baru mengetahui kondisi Heru Baskoro, putra Sayuti Melik, yang tinggal di kontrakan sederhana di Bekasi dan kini akan mendapat pendampingan dari Kemensos.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 15 Juli 2026, 15:41 WIB
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul merespons kisah kisah Heru Baskoro, putra pengetik naskah Proklamasi Sayuti Melik, yang tinggal di sebuah kontrakan sederhana di gang sempit Kota Bekasi. (Liputan6/Delvira Hutabarat)

Liputan6.com, Jakarta - Kisah Heru Baskoro, putra pengetik naskah Proklamasi Sayuti Melik, yang tinggal di sebuah kontrakan sederhana di gang sempit Kota Bekasi bersama istrinya, Treyzia Noviani, cucu Haji Agus Salim,mendapat respons dari pemerintah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan pemerintah bukan membiarkan kondisi keluarga dua tokoh bangsa tersebut. Menurutnya, pemerintah baru mengetahui keberadaan dan kondisi Heru sehingga belum bisa memberikan penanganan sebelumnya.

Pemerintah mengaku baru mengetahui kondisi Heru Baskoro, putra Sayuti Melik, yang tinggal di kontrakan sederhana di Bekasi dan kini akan mendapat pendampingan dari Kemensos.

"Kita juga baru tahu ya, ini kembali lagi menyangkut data. Maka itulah data menjadi sangat penting. Dan satu tahun lebih ini atas arahan Bapak Presiden Prabowo kita melakukan konsolidasi data. Jadi kita tidak akan tahu, kita tidak akan lakukan tindakan kalau kita tidak memiliki data yang baik," kata Gus Ipul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Gus Ipul memastikan Kementerian Sosial akan memberikan pendampingan kepada Heru Baskoro, termasuk menanggung kebutuhan pengobatan dan rehabilitasi sesuai hasil asesmen.

"Ya tentu akan direhabilitasi ya, ada rehabilitasi medis, ada rehabilitasi yang lain yang mungkin dibutuhkan sesuai hasil asesmennya," ujarnya.

Selain itu, Kemensos juga menyiapkan tempat tinggal sementara bagi Heru dan istrinya di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL).

Meski demikian, Gus Ipul tidak menutup kemungkinan pemerintah akan memberikan hunian permanen apabila memang diperlukan.

"Semua kemungkinan ada. Tapi untuk sementara, kita siapkan ya untuk hunian sementara di sentra," katanya.

 

Kondisi Sakit, Tinggal di Gang Sempit Bekasi

Anak dari penulis naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Sayuti Melik, Heru Baskoro. (Foto: Liputan6.com/

Sebelumnya, Liputan6.com melaporkan Heru Baskoro dan istrinya telah empat bulan terakhir tinggal di sebuah rumah kontrakan sederhana di sebuah gang sempit di Bekasi.

Rumah berukuran kecil itu menjadi tempat mereka bertahan hidup sambil berupaya mencari jalan agar Heru dapat kembali menjalani pengobatan.

Di dalam kontrakan tersebut, perabot yang dimiliki sangat sederhana. Kasur tipis terhampar di ruang tengah, sementara kipas angin menjadi satu-satunya penyejuk ruangan.

Gangguan penglihatan yang dialami Heru bermula pada 2016. Kini, mata kanannya sudah tidak lagi berfungsi dan mata kirinya pun hanya mampu melihat secara terbatas.

"Yang lihat cuma mata kiri, kanan enggak melihat," ujar Heru kepada Liputan6.com, Senin (13/7/2026).

Heru merupakan putra Sayuti Melik, tokoh yang mengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Sementara istrinya, Treyzia Noviani, merupakan cucu pahlawan nasional KH Agus Salim.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya