Mau Kalahkan Prancis, Spanyol Dituntut Berikan 100% Kemampuan Terbaik

Timnas Spanyol wajib hukumnya tampil di performa terbaik mereka jika ingin lolos ke Final Piala Dunia 2026.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 14 Juli 2026, 15:13 WIB
Para pemain Timnas Spanyol berkumpul sebelum pertandingan Grup H Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Cabo Verde di Stadion Atlanta pada 16 Juni 2026 di Atlanta, Georgia. (Justin Setterfield/Getty Images via AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, meyakini pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 melawan Timnas Prancis akan menjadi sebuah pertandingan yang sulit. Ia yakin jika Spanyol tidak tampil dengan performa terbaik mereka, maka mereka tidak akan mendapatkan tiket ke final Piala Dunia 2026.

Perjalanan Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 sudah mencapai babak empat besar. Untuk bisa mencapai partai final, La Furia Roja harus berhadapan dengan salah satu unggulan juara, Timnas Prancis.

Kebetulan dua tahun terakhir ini Spanyol dua kali berjumpa dengan Les Bleus. La Furia Roja berhasil menyingkirkan anak asuh Didier Deschamps tersebut di semifinal Euro 2024 dan juga semifinal UEFA Nations League 2025 kemarin.

Banyak yang menjagokan Spanyol bisa tiga kali beruntun menyingkirkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026 nanti. Namun De La Fuente percaya bahwa menyingkirkan Prancis bukan perkara yang mudah.

Simak komentar lengkap sang pelatih di bawah ini.


Segalanya Sudah Berbeda

Penyerang Belgia #17, Charles De Ketelaere, dan bek Timnas Spanyol #14, Aymeric Laporte, berebut bola pada pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Belgia di Stadion Los Angeles di Inglewood pada 10 Juli 2026. (Etienne LAURENT/AFP)

Menurut De la Fuente, kedua tim telah banyak berkembang sejak laga semifinal UEFA Nations League tahun lalu. Karena itu, ia yakin Prancis maupun Spanyol sama-sama sudah mengambil pelajaran dari pertandingan yang berlangsung di Stuttgart itu.

"Ini adalah pertandingan yang berbeda. Prancis juga pasti sudah menarik banyak pelajaran. Kami akan berusaha memanfaatkan situasi yang menguntungkan dan belajar dari kesalahan yang pernah kami buat," ujar De la Fuente.

Pelatih berusia 65 tahun itu mengaku tidak ingin melihat timnya kembali kehilangan kendali seperti pada pertemuan sebelumnya, ketika Spanyol sempat unggul 5-1 sebelum Prancis memperkecil ketertinggalan menjadi 5-4.

"Kami sempat unggul 5-1 lalu skor berubah menjadi 5-4. Tentu kami akan berusaha agar hal seperti itu tidak terulang lagi. Sekarang mari kita lihat siapa yang mampu memaksakan gaya bermainnya."


Masih Ada Ruang untuk Berkembang

Namun, Spanyol mampu bangkit dan berbalik menang lewat aksi Lamine Yamal dan Dani Olmo. (AP Photo/Matthias Schrader)

Meski Spanyol tampil impresif sepanjang Piala Dunia 2026, De la Fuente menilai timnya masih memiliki ruang untuk berkembang. Ia menegaskan laga melawan Prancis akan menjadi ujian yang sangat berat karena mempertemukan dua tim terbaik di dunia saat ini.

"Selalu ada ruang untuk berkembang dan menjadi lebih baik. Besok akan menjadi pertandingan yang sangat menuntut."

De la Fuente pun mengingatkan bahwa mencapai semifinal bukanlah pencapaian yang bisa dianggap remeh.

"Kami berada di semifinal, yang berarti ada empat tim terbaik di dunia. Itu menunjukkan betapa sulitnya tantangan yang akan kami hadapi," pungkasnya.

Sumber: Marca

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya