Liputan6.com, Jakarta - Aktor muda Nagra Pakusadewo kembali menyapa penonton lewat proyek film Autopsy: The Body Can Talk, yang menghadirkan tantangan tersendiri. Dalam film tersebut, ia berperan sebagai Aldi, sosok pria urakan yang terseret dalam kasus kriminal dan menjadi salah satu tersangka dalam alur cerita.
Nagra Pakusadewo menjelaskan bahwa karakter Aldi memiliki keterkaitan erat dengan korban yang menjadi pusat penyelidikan. Hubungan tersebut menjadi salah satu elemen penting yang membangun konflik dalam cerita.
Advertisement
"Aldi itu sosok tersangka yang di-autopsi sama dokter kepolisian, sama dokter forensik, berkaitan sama korban. Karena kaitannya sama korban, jadi korban yang di-autopsi itu adalah pasangan saya ceritanya," ungkap Nagra di XXI Metropole, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).
Meski menikmati proses mendalami karakter, putra aktor senior Tio Pakusadewo itu mengaku mulai merasa jenuh lantaran sering mendapat tawaran peran dengan karakter serupa. Menurutnya, penampilan dan pembawaannya membuat dirinya sering dipercaya memerankan sosok yang berada di sisi gelap hukum.
"Kalau sebagai saya pribadi, sedih sih kenapa harus jadi orang yang disangka terus, yang jahat-jahat gitu, capek ya. Cuma seru sih, jadi karena kaitannya sama korban, jadi korban yang di-autopsi itu adalah pasangan saya ceritanya," tuturnya.
Berbanding Terbalik dengan Penampilan
Nagra menilai karakter Aldi memiliki kepribadian yang bertolak belakang dengan penampilannya. Meski terlihat garang dan liar, Aldi sebenarnya merupakan sosok yang rapuh dan mudah terkejut ketika menghadapi situasi yang tidak terduga.
"Itu saja sih, kayaknya paling tokohnya ya jalanan, tapi dia tuh kelihatannya garang padahal nggak. Culun, dia juga bisa kaget sama apa yang terjadi juga sih. Jadi coping mechanism-nya juga nggak sekuat itu, nggak setampang bentuknya yang urakan itu," jelasnya.
Alasan Ingin Perankan Karakter Religius
Di balik sederet peran antagonis yang pernah dimainkan, Nagra ternyata memiliki keinginan untuk menjajal karakter yang jauh berbeda. Ia berharap suatu saat mendapat kesempatan memerankan tokoh dengan latar belakang religius yang taat.
"Peran ustaz sih. Pengin dapat peran jadi pendeta, jadi pokoknya yang punya ilmu agama yang kuat gitu atau jadi Bhikkhu. Pengin saja dipercaya jadi orang baik sesekali buat balas dendam. Begitu saja sih, itu saja," Nagra Pakusadewo.