Liputan6.com, Jakarta - Kepergian komedian Temon meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Di balik kabar tersebut, tersimpan sebuah kenangan sederhana yang kini menjadi momen terakhir yang tak terlupakan bagi orang-orang terdekatnya.
Sang adik, Jonathan, mengungkapkan bahwa sehari sebelum meninggal dunia, Temon sempat meminta bantuannya untuk merapikan rambut. Permintaan itu dilakukan karena almarhum berencana menghadiri sebuah acara pada Minggu (12/7/2026).
Advertisement
Jonathan yang memiliki keahlian memangkas rambut mengatakan, saat itu Temon datang dengan rambut yang sudah cukup panjang dan mulai dipenuhi uban. Setelah rambutnya dipotong dan diwarnai, almarhum terlihat sangat puas dengan penampilannya.
"Terakhir sama saya, masih... Saya kan bisa punya keahlian cukur rambut ya. Dia rambutnya kan panjang tuh, rambutnya panjang terus udah uban. Dia minta tolong aku, minta potongin rambut. Semalam masih minta tolongin potong rambut karena dia besok mau ada acara katanya dari Nasdem gitu mau ada acara. Dia minta rapihin rambutnya, aku guntingin rambut makanya kan di nisan itu rambutnya bagus kan? Ubannya juga udah aku cat, udah... terus dia bangga, seneng, 'Sudah cakep lagi gitu, jadi muda lagi' dia bilang," ujar Jonathan.
Menurut Jonathan, Temon tampak bahagia setelah rambutnya dirapikan. Almarhum bahkan sempat mengungkapkan bahwa dirinya merasa terlihat lebih muda dan lebih percaya diri untuk menghadiri acara yang telah dijadwalkan.
Tetap Ceria dan Penuh Canda
Jonathan mengaku tidak memiliki firasat apa pun setelah pertemuan tersebut. Selama berada di rumah, Temon masih bersikap seperti biasanya, gemar bercanda dan membuat suasana keluarga dipenuhi tawa.
"Ya dia sih ngobrolnya selalu lucu aja gitu, ngobrol asal-asalan saja gitu. Jadi kita ketawa aja di keluarga, itu aja," ucap Jonathan.
Sikap humoris itu, menurut keluarga, memang sudah menjadi bagian dari kepribadian Temon. Bahkan di tengah kebersamaan bersama keluarga, almarhum selalu mampu mencairkan suasana dengan candaan khasnya.
Sempat Mengidap Sejumlah Penyakit
Keluarga juga mengungkapkan bahwa Temon memiliki riwayat hipertensi, diabetes, serta pernah mengalami stroke ringan. Meski demikian, almarhum memilih menyimpan sendiri kondisi kesehatannya dan tidak ingin membebani orang-orang di sekitarnya.
Kepergian Temon sehari setelah momen sederhana tersebut membuat kenangan itu terasa begitu emosional bagi keluarga. Permintaan untuk merapikan rambut demi menghadiri sebuah acara kini menjadi salah satu memori terakhir yang akan selalu dikenang oleh orang-orang terdekatnya.