Cak Lontong Mengenang Mendiang Temon: Sosok yang Selalu Membawa Tawa

Cak Lontong mengenang mendiang Temon sebagai sosok yang hangat dan humoris, meninggalkan kenangan mendalam bagi sahabat-sahabatnya.

oleh Rahmi SafitriDiterbitkan 12 Juli 2026, 16:56 WIB
Cak Lontong di rumah duka (credit: KapanLagi.com/Mathias Purwanto)

Liputan6.com, Jakarta - Kabar duka datang dari dunia hiburan Indonesia. Komedian sekaligus aktor Simson Rarameha Ngadang, yang lebih dikenal dengan nama Temon, meninggal dunia pada Minggu, 12 Juli 2026, pukul 08.42 WIB. Penyebab meninggalnya Temon adalah serangan jantung, yang diperparah oleh riwayat hipertensi. Kabar ini telah dikonfirmasi oleh asisten Temon, Febry, dan mendapat respons dari banyak selebriti, termasuk Cak Lontong.

Cak Lontong, yang bernama asli Lies Hartono, mengaku sangat terkejut mendengar kabar meninggalnya Temon. Saat ditemui di rumah duka di Kompleks Polri Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, ia menyampaikan, "Ini kabar yang sangat mendadak sekali saya tahu pagi tadi. Karena memang saya tidak pernah tahu kalau Bang Temon ini sakit." Cak Lontong juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan, berharap agar Temon mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

Selama berkunjung ke rumah duka, Cak Lontong mengenang sosok Temon sebagai pribadi yang baik dan selalu membawa suasana hangat di setiap kesempatan. "Uniknya Bang Temon itu orangnya unik gitu ya, maksudnya dia tuh lucu bukan hanya ketika di panggung tapi memang kesehariannya, kehidupannya pun lucu," ujarnya. Cak Lontong menambahkan bahwa Temon tidak pernah mengeluhkan kondisi kesehatannya, meskipun ia memiliki riwayat penyakit.


Tak Tahu Riwayat Penyakit Temon

Cak Lontong mengungkapkan bahwa ia tidak mengetahui riwayat penyakit Temon. Namun, ia mendapatkan cerita dari istri almarhum mengenai detik-detik sebelum Temon dilarikan ke rumah sakit. "Tadi cerita dari istrinya kan tadi pagi ada gejala yang mengarah ke serangan jantung kayaknya ya. Karena Temon sempat megang dada... megang dada kirinya, terus kemudian dibawa ke rumah sakit," ungkap Cak Lontong. Sayangnya, upaya medis tidak mampu menyelamatkan nyawa Temon, dan kondisi almarhum saat tiba di rumah sakit sudah sangat lemah.

Kenangan terakhir Cak Lontong dengan Temon terjadi pada akhir Juni 2026, saat keduanya bertemu di acara JakCulture di Pasar Seni Ancol, Jakarta. Cak Lontong mengingat, "Terakhir ketemu akhir bulan Juni kemarin, pas di Jakarta kan mengisi acara di Ancol. Kebetulan Bang Temon juga ikut mengisi, jadi itu pertemuan saya langsung terakhir dengan Bang Temon."

Lanjut Baca:

Persahabatan Cak Lontong dan Temon telah terjalin sejak tahun 2004, jauh sebelum Cak Lontong menetap di Jakarta. Mereka sering berkumpul bersama Abdel Achrian untuk bertukar ide dan mengisi berbagai pertunjukan. Meskipun tidak memiliki program televisi tetap bersama, hubungan mereka tetap erat. Rumah Temon menjadi salah satu tempat favorit mereka berkumpul dan berdiskusi. Cak Lontong mengenang banyak momen lucu bersama Temon. "Ya mungkin yang saya sampaikan tadi ke keluarganya, ke istrinya, ke anaknya karena bagaimanapun juga merekalah yang akan meneruskan kehidupan ini. Jadi mudah-mudahan sabar, kuat, tabah. Ya kehilangan pasti, walaupun kita jarang ketemu kan kita itu aktif di grup," ujarnya. Cak Lontong juga menambahkan bahwa sikap Temon yang selalu membawa tawa menjadi alasan mengapa sosoknya begitu mudah dirindukan. Di balik sosok pelawak yang akrab di layar kaca, Temon dikenang sebagai sahabat yang hangat, rendah hati, dan selalu membuat orang di sekitarnya tersenyum, baik saat bekerja maupun ketika berkumpul bersama. Kenangan-kenangan sederhana itulah yang kini menjadi pengingat bagi Cak Lontong akan sosok Temon yang tak terlupakan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya