Inggris vs Norwegia: Tekanan Ada di Pundak The Three Lions!

Thomas Tuchel menilai Timnas Inggris menanggung ekspektasi yang besar saat berhadapan dengan Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 11 Juli 2026, 12:00 WIB
Ekspresi Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, saat laga kontra Meksiko pada 16 besar Piala Dunia 2026, di Stadion Azteca, Mexico City, Senin (6/7/2026) pagi WIB. (Alfredo Estrella/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel memberikan pendapatnya mengenai laga perempat final Piala Dunia 2026 kontra Norwegia. Ia mengakui bahwa saat ini tekanan lebih berada pada timnya ketimbang sang lawan.

Timnas Inggris berhasil memastikan diri lolos ke perempat final Piala Dunia 2026. Mereka berhasil mengalahkan Timnas Meksiko di Azteca dengan skor 1-3. dan lolos ke delapan besar.

Di babak perempat final ini, Inggris berjumpa dengan Timnas Norwegia. Tim besutan Stale Solbakken itu melaju ke babak perempat final usai mengalahkan Brasil dengan skor 2-1 di babak 16 besar.

Thomas Tuchel sendiri antusias berhadapan dengan Norwegia. Namun ia mengakui bahwa tekanan pada timnya untuk mengalahkan Norwegia lebih besar di pertandingan tersebut.

Simak komentar lengkap Tuchel di bawah ini.


Tim yang Luar Biasa

Martin Odegaard #10 dari Timnas Norwegia merayakan kemenangan 2-1 pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Brasil dan Norwegia di Stadion New York New Jersey pada 6 Juli 2026 di East Rutherford, New Jersey. (Elsa/Getty Images melalui AFP)

Dalam konferensi persnya jelang laga ini, Tuchel memberikan pujian kepada Norwegia. Ia menilai tim berjuluk Lovene itu telah membuktikan kemampuan mereka sebagai salah satu tim terbaik di dunia.

"Banyak yang menganggap Norwegia tampil melampaui ekspektasi. Namun, di dalam tim mereka sendiri, mereka sangat tahu seberapa kuat kualitas yang mereka miliki. Mereka sudah membuktikannya," buka Tuchel yang dikutip The Guardian.

"Mereka berhasil menyingkirkan negara sepak bola yang sangat besar, sangat besar, sangat besar seperti Brasil di panggung sebesar Piala Dunia. Sejak saat itu, menurut saya sudah tidak ada lagi istilah tim unggulan."


Inggris Berada dalam Tekanan

Thomas Tuchel, pelatih Timnas Inggris, berbicara kepada para pemain Inggris saat istirahat minum selama pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Ghana di Stadion Boston pada 24 Juni 2026 di Foxborough, Massachusetts. (Mattia Ozbot/Getty Images via AFP)

Menurut Tuchel, di babak perempat final nanti, Timnas Inggris dibebankan ekspektasi yang besar karena banyak yang menganggap Norwegia adalah tim kuda hitam di turnamen ini. Alhasil Inggris yang berstatus sebagai unggulan juara diharapkan bisa memenangkan laga sulit itu.

"Saya memahami bahwa tekanan bagi Norwegia mungkin sedikit lebih ringan karena mereka bisa menikmati momentum yang sedang mereka miliki. Namun, kami tidak memandang pertandingan dengan cara seperti itu," sambung Tuchel.

"Saya juga tidak melihat para pemain kami bermain dengan rasa takut. Saya tidak merasakan beban karena mengenakan seragam tim nasional. Sekarang saatnya kami turun ke lapangan. Siapa pun lawannya, apakah kami dianggap unggulan atau bukan, dan siapa pun yang memikul tekanan, itu tidak akan mengubah cara kami menghadapi pertandingan," pungkas mantan bos Chelsea tersebut.

Sumber: The Guardian

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya