Spanyol vs Belgia: Setan Merah 'Apes' Kalah dari La Furia Roja!

Menurut Thibaut Courtois, Belgia sudah bermain dengan baik namun mereka kena sial kalah dari Spanyol.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 11 Juli 2026, 06:26 WIB
Lamine Yamal dari Spanyol memberi isyarat selama pertandingan babak 32 besar Piala Dunia melawan Austria di Inglewood, California, dekat Los Angeles, Jumat, 3 Juli 2026. (AP Photo/Andre Penner)
Gol pemain Spanyol Mikel Merino ke gawang Belgia di perempat final Piala Dunia 2026 (AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Kiper Timnas Belgia, Thibaut Courtois mengomentari kekalahan timnya kontra Spanyol di laga perempat final Piala Dunia 2026. Ia menyebut bahwa dua gol La Furia Roja di laga ini masuk dalam kategori hoki.

Beberapa saat yang lalu, Timnas Belgia berhadapan dengan Timnas Spanyol di perempat final Piala Dunia 2026. Di laga ini, Spanyol unggul terlebih dahulu setelah bola tepisan Courtois disambar oleh Fabian Ruiz menjadi gol.

Namun Belgia sempat memberikan perlawanan setelah sundulan Charles De Ketelaere berhasil mengoyak gawang Spanyol sehingga kedudukan kembali sama kuat 1-1. Saat laga terlihat akan berlanjut hingga babak tambahan waktu, Spanyol membuat gol.

Skenarionya sama seperti gol pertama La Furia Roja. Kiper Pengganti, Senne Lammens mencoba untuk menepis bola tembakan jarak jauh Pau Cubarsi, namun bola muntah berhasil disambar Mikel Merino menjadi gol kemenangan Spanyol.

Simak komentar lengkap Courtois di bawah ini.


Belgia Tidak Beruntung

Para pemain Timnas Spanyol berkumpul sebelum pertandingan Grup H Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Cabo Verde di Stadion Atlanta pada 16 Juni 2026 di Atlanta, Georgia. (Justin Setterfield/Getty Images via AFP)

Dalam wawancaranya di DAZN, Courtois kecewa timnya gagal menang di laga ini. Ia menilai timnya sudah tampil apik, namun kebobolan gol hoki Spanyol.

"Memang kami kurang beruntung karena bola muntah justru jatuh ke kaki Fabian. Pada babak kedua mereka memang menciptakan lebih banyak peluang," buka Courtois.

"Namun, saya merasa tampil cukup baik saat melakukan penyelamatan, mengantisipasi bola-bola lambung, hingga menghadapi umpan silang dari Lamine. Saya merasa akan sangat sulit bagi mereka untuk mencetak gol kedua ke gawang saya."


Bela Lammens

Kiper Manchester United asal Belgia bernomor punggung 31, Senne Lammens, memberikan tepuk tangan kepada penonton di akhir pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Bournemouth di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 15 Desember 2025. (PETER POWELL/AFP)

Lebih lanjut, Courtois juga membela Senne Lammens yang membuat kesalahan yang sama sepertinya di babak kedua.

Ia menyebut bahwa kondisi lapangan yang kering membuat Lammens tidak bisa mengontrol bola dan akhirnya mereka kebobolan gol kemenangan Spanyol. Alhasil ia meminta publik tidak cepat menghakimi sang junior atas kesalahan yang ia buat tersebut.

"Memang benar kondisi lapangan sangat kering. Itu murni nasib buruk, dan memang begitulah sepak bola. Jangan langsung menyalahkan atau menghakiminya. Dia adalah penjaga gawang yang hebat, menjalani musim yang luar biasa bersama United, dan dia tidak pantas mendapatkan perlakuan seperti ini," pungkas Courtois.

Sumber: DAZN

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya