Liputan6.com, Jakarta - Ada yang tak biasa saat pemakaman Rachmat Gobel di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (10/7/2026).
Wakil Ketua DPR periode 2019-2024 itu dimakamkan dengan keranda khas Gorontalo. Seperti diketahui, semula almarhum direncanakan dimakamkan di kampung halamannya di Gorontalo.
Advertisement
Keranda yang mengantarkan jenazah memang berbeda. Jika biasanya hanya berwarna hijau, namun ini berwarna putih dengan ukuran cukup besar dan tinggi.
Ada pula payung berwarna biru dan kedatangan jenazah diiringi terlebih dahulu oleh tabuhan drum dari militer TNI.
“Itu memang dari asal kami dari Gorontalo, dan almarhum itu menjunjung tinggi adat Gorontalo dan kami keluarga juga pasti melestarikan terus adat-adat Gorontalo,” ujar keluarga Rachmat Gobel, Muhammad Arif Gobel di TMP Kalibata, Jumat (10/7/2026).
Sosok Rachmat Gobel di Mata Keluarga
Dia pun mengenang sosok Rachmat Gobel. Arif menilai, almarhum merupakan mentor bagi semua.
“Beliau seperti ayah atau seperti om, kakak, adik, tapi juga sebagai guru, mentor bagi kita semua. Jadi hari ini kami di keluarga sangat merasa kehilangan,” ucap Arif.
Dia mengaku cukup kaget dengan meninggalnya Rachmat Gobel. Namun dia tetap bersyukur Rachmat Gobel meninggal dalam keadaan tidak sakit.
“Waktu enggak ada yang tahu, tapi alhamdulillah almarhum kembali dengan keadaan yang paling ideal, enggak sakit. Memang sudah waktunya,” ucap dia.
“Kami mohon doanya supaya almarhum bisa ditempatkan yang terbaik di sisi-Nya dan diterima seluruh ibadah dan segala kekurangan,” tandas Arif.