Mahathir Mohamad Ulang Tahun ke-101, Ucapan Anwar Ibrahim Curi Perhatian

PM Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi Mahathir yang telah memasuki usia satu abad lebih.

oleh Septian DenyDiterbitkan 10 Juli 2026, 11:35 WIB
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim menyampaikan ucapan untuk Mantan Perdana Menteri Malaysia, Tun Dr Mahathir Mohamad yang merayakan hari ulang tahunnya ke-101. (Sumber: Instagram Anwar Ibrahim @anwaribrahim_my)

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Perdana Menteri Malaysia, Tun Dr Mahathir Mohamad, merayakan hari ulang tahunnya yang ke-101. Sosok yang dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh dalam sejarah politik Malaysia itu mendapat berbagai ucapan selamat dari sejumlah kalangan, termasuk Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.

Melalui unggahan di media sosial, Anwar menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi Mahathir yang telah memasuki usia satu abad lebih.

"Selamat ulangtahun kelahiran yang ke-101 buat Tun Dr Mahathir Mohamad. Semoga Tun terus dilimpahi rahmat, kesihatan yang baik dan berada dalam keberkatanNya, Insya-Allah," dikutip dari akun Instagram Anwar Ibrahim @anwaribrahim_my, Jumat (10/7/2026).

Ucapan tersebut menjadi sorotan publik mengingat hubungan politik Anwar dan Mahathir yang selama ini mengalami pasang surut. Keduanya pernah menjadi sekutu maupun rival dalam perjalanan politik Malaysia.

Mahathir Mohamad lahir pada 10 Juli 1925 di Alor Setar, Kedah. Ia tercatat sebagai Perdana Menteri Malaysia keempat dan ketujuh.

Mahathir merupakan anak kesembilan dari pasangan Mohamed Iskandar dan Wan Tempawan Wan Hanapi. Ayahnya adalah seorang guru yang dihormati di sebuah sekolah bahasa Inggris.

Sejak muda, Mahathir dikenal sebagai sosok yang cerdas. Ia menempuh pendidikan di Sultan Abdul Hamid College, lalu melanjutkan studinya di Universitas Malaya di Singapura dengan jurusan kedokteran. Setelah lulus pada 1953, Mahathir bekerja sebagai petugas medis pemerintah sebelum akhirnya membuka praktik sendiri.

Namun, dunia politik lebih menarik perhatiannya. Pada 1950-an, Mahathir mulai aktif menulis opini dan esai tentang isu-isu sosial-politik di Malaysia. Pandangannya yang kritis dan pemikirannya yang tajam membuat namanya semakin dikenal di dunia politik Malaysia.

 

Karier Politik

Karier politik Mahathir mulai bersinar ketika ia bergabung dengan United Malays National Organisation (UMNO), partai dominan di Malaysia. Pada 1964, ia terpilih sebagai anggota parlemen untuk pertama kalinya.

Namun, pada 1969, Mahathir dikeluarkan dari UMNO setelah berselisih dengan Perdana Menteri saat itu, Tunku Abdul Rahman. Ia kemudian kembali ke UMNO pada 1972, dan tiga tahun kemudian terpilih sebagai Menteri Pendidikan.

Pada 1976, Mahathir diangkat sebagai Wakil Perdana Menteri, sebelum akhirnya pada 16 Juli 1981, ia resmi dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia untuk pertama kalinya. Kepemimpinannya bertahan selama 22 tahun, menjadikannya perdana menteri dengan masa jabatan terlama di Malaysia.  

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya