Perjuangan Kadhafy Asal Bangkalan Lolos D'Academy 8, Rela Antre Seharian

Kadhafy harus melewati perjuangan panjang saat mengikuti audisi offline di Surabaya sebelum akhirnya berhasil mengamankan tiket ke babak Final Audition.

oleh Umar Syarifuddien SjadjaahDiterbitkan 09 Juli 2026, 20:13 WIB
Kadhafy D'Academy 8 - © KapanLagi.com/Budy Santoso

Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan Kadhafy di ajang D'Academy 8 tidak diraih dengan mudah. Peserta asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur, itu harus melewati perjuangan panjang saat mengikuti audisi offline di Surabaya sebelum akhirnya berhasil mengamankan tiket ke babak Final Audition.

Remaja berusia 15 tahun tersebut mengungkapkan dirinya sudah berangkat sejak pukul 06.00 pagi demi mendapatkan nomor antrean lebih awal. Namun, tingginya antusiasme peserta membuat Kadhafy harus menunggu hingga malam hari sebelum mendapat kesempatan tampil di hadapan dewan juri.

"Perjalanannya itu audisi pertama itu audisi offline di Surabaya. Itu berangkat pagi jam 6 gitu, sampai sana jam 7. Mulai jam 8, iya jam 8 pagi antre sampai malam, baru malamnya baru bisa mungkin Isya habis Isya baru diaudisi," ujar Kadhafy saat ditemui di Studio Emtek, Jakarta Barat, Rabu (8/7/2026).


Tekad Membanggakan Orang Tua

Meski harus menunggu lebih dari setengah hari, Kadhafy mengaku tidak menyerah. Ia tetap bertahan karena memiliki tekad besar untuk mengejar cita-citanya sebagai penyanyi dangdut sekaligus membanggakan kedua orang tuanya.

Semangat tersebut menjadi motivasi utama yang mendorongnya menjalani setiap tahapan kompetisi hingga berhasil melangkah ke babak utama D'Academy 8.

"Motivasi saya pengen membanggakan orang tua, terus pengen mengembangkan diri untuk menjadi yang lebih baik lagi terutama dalam hal menyanyi ya? Iya," tuturnya.


Dapat Dukungan dari Keluarga hingga Bupati

Kadhafy saat tampil di final audisi D'Academy 8 - © KapanLagi.com/Budy Santoso

Perjuangan Kadhafy juga mendapat dukungan besar dari berbagai pihak di kampung halamannya. Selain keluarga dan teman-teman sekolah, pemerintah daerah turut memberikan semangat agar dirinya bisa tampil maksimal selama mengikuti ajang pencarian bakat tersebut.

Kadhafy mengaku perhatian yang diberikan masyarakat Bangkalan menjadi suntikan motivasi untuk terus memberikan penampilan terbaik di setiap babak kompetisi.

"Saya banyak yang dukung di sana, dari Bapak Bupati, terus dari keluarga, temen-temen dari sekolah juga," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya