Prediksi Amerika Serikat vs Belgia: Misi Lewati 16 Besar

Amerika Serikat akan menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Seattle.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 06 Juli 2026, 02:00 WIB
Winger Timnas Amerika Serikat, Christian Pulisic, jadi kunci pada partai 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Belgia. (Dean Mouhtaropoulos / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Amerika Serikat menghadapi tantangan berat dari Belgia dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026. Laga krusial ini akan berlangsung di Lumen Field, Seattle, Selasa (7/7/2026) pukul 07.00 WIB.

Partai menjadi penentu langkah AS untuk mencapai perempat final turnamen akbar tersebut, sebuah capaian yang terakhir kali mereka raih pada tahun 2002.

Skuad asuhan Mauricio Pochettino berhasil memuncaki Grup D dengan enam poin, sebelum mengamankan tempat di babak 16 besar setelah menundukkan Bosnia-Herzegovina dengan skor 2-0 di putaran sebelumnya. Perjalanan mereka di Piala Dunia kali ini menunjukkan ambisi besar untuk melampaui catatan tiga turnamen terakhir, di mana AS selalu tersingkir di fase 16 besar.

Di sisi lain, Belgia, yang dibesut Rudi Garcia, juga menunjukkan performa solid dengan memuncaki Grup G bermodalkan lima poin. Mereka melaju ke babak ini setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Senegal, menunjukkan daya juang yang patut diwaspadai oleh tim tuan rumah.


Duel Krusial di Seattle: Sejarah dan Ambisi Amerika Serikat

Pelatih Timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, memimpin anak asuhnya menghadapi Paraguay pada laga perdana Grup D Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium, Inglewood, Sabtu (13/6/2026) pagi WIB. Dalam duel itu, Amerika Serikat menang 4-1 atas Paraguay. (AFP/Frederic J. BROWN)

Pertandingan melawan Belgia bukan hanya sekadar laga babak 16 besar bagi Amerika Serikat, melainkan juga kesempatan untuk memecahkan rekor yang telah bertahan selama lebih dari dua dekade. Terakhir kali AS menembus perempat final Piala Dunia adalah pada edisi 2002. Jika berhasil menaklukkan Belgia, mereka akan menghadapi pemenang antara Portugal atau Spanyol di babak delapan besar.

Secara historis, pencapaian terbaik AS di Piala Dunia terjadi pada tahun 1930, ketika mereka berhasil finis di posisi ketiga. Namun, sejak 2002, tim berjuluk The Stars and Stripes ini selalu terhenti di babak 16 besar, yaitu pada Piala Dunia 2010, 2014, dan 2022.


Belgia Siap Hadapi Tantangan dengan Rekor Unggul

Youri Tielemans (8) dari Belgia melakukan selebrasi setelah mencetak gol ketiga pada pertandingan babak 32 besar Piala Dunia antara Belgia dan Senegal di Seattle, Kamis, 2 Juli 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Belgia datang ke pertandingan ini dengan catatan impresif di Grup G, memimpin dengan lima poin. Kemenangan mereka di babak 32 besar atas Senegal menjadi bukti ketangguhan tim. Dalam laga tersebut, skuad Rudi Garcia sempat tertinggal 0-2 di lima menit terakhir pertandingan.

Namun, Romelu Lukaku dan Youri Tielemans berhasil mencetak gol cepat untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Youri Tielemans kemudian memastikan kemenangan 3-2 untuk Belgia melalui tendangan penalti pada menit ke-120.

Lanjut Baca:

Secara historis, Belgia memiliki rekor yang lebih baik di Piala Dunia baru-baru ini, dengan finis ketiga pada edisi 2018. Meskipun demikian, mereka mengalami kekecewaan besar setelah tersingkir di fase grup Piala Dunia 2022 di Qatar. Dalam rekor pertemuan langsung, Belgia mendominasi dengan enam kemenangan dari tujuh pertandingan sebelumnya melawan Amerika Serikat. Satu-satunya kemenangan AS atas Belgia terjadi pada Piala Dunia 1930. Pertemuan terakhir mereka pada Maret 2026 berakhir dengan kemenangan 5-2 untuk Belgia, yang sekaligus menjadi kemenangan keenam beruntun bagi The Red Devils atas AS.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya