Liputan6.com, Jakarta - Popularitas Mohammad Irfan di medsos belakangan meroket. Pasalnya, baru mengunggah 82 konten, pemilik akun TikTok @itsirvaan ini berhasil menjaring 1,2 jutaan pengikut dan meraup 37 jutaan likes. Mohammad Irvan juga membesarkan kanal YouTube Itsirvaan hingga punya 447 ribuan subscriber sementara itu, akun Instagram pribadinya tumbuh bersama lebih dari 245 ribu pengikut. Kreator konten kelahiran Rembang, Jawa Tengah, 3 Agustus 1999 itu dikenal aktif menghadirkan berbagai konten hiburan, keseharian, hingga tren medsos.
Selain hobi menggambar yang jadi sumber kreativitasnya, Mohammad Irfan mengembangkan kemampuan ngonten dengan jeli membaca perkembangan dunia digital. Mohammad Irfan lalu berteman dengan sejumlah kreator konten ternama Tanah Air, seperti Cahyaniryn, Andrey Setyawan, serta Fasmawi Saban. Menurutnya, pertemanan terjalin karena punya semangat yang sama untuk terus berkarya di industri kreatif digital. Bagi Mohammad Irfan, berada di lingkungan yang dipenuhi orang-orang kreatif memberi banyak manfaat. Salah satunya, bisa saling bertukar ide.
Advertisement
Selain itu, mereka jadi tempat berdiskusi, berbagi pengalaman, hingga saling memberi semangat ketika menghadapi tantangan dalam membuat konten. Dalam wawancara daring pada Sabtu, 4 Juli 2026, Mohammad Irfan mengulas pentingnya pertemanan sehat untuk merawat kreativitas.
“Saya senang berada di lingkungan yang sama-sama suka berkarya. Dari teman-teman kreator konten seperti Cahyaniryn, Andrey Setyawan, hingga Fasmawi Saban, saya banyak belajar, konsistensi adalah hal yang paling penting,” beri tahu Mohammad Irfan.
Ciri Khas Sendiri
Mohammad Irfan tak menganggap kreator konten lain sebagai musuh atau pesaing. “Setiap orang punya ciri khas sendiri dan itu membuat kami bisa saling dukung tanpa harus saling bersaing,” akunya.
Belakangan, Mohammad Irfan makin dikenal melalui berbagai konten bersama pacar, Sindy. Video-video yang mereka bagikan direspons positif warganet karena sederhana, natural, dan dekat dengan anak muda.
Jumlah Pengikut Memang Pencapaian
Meski punya jutaan audiens di berbagai platform medsos, Mohammad Irfan tak cepat berpuas diri. Terus belajar, meningkatkan kualitas konten, dan menyajikan karya yang menghibur adalah kunci melanggengkan karier.
“Buat saya, jumlah pengikut memang jadi pencapaian, tapi yang lebih penting bisa terus menghasilkan karya yang disukai dan berdampak positif. Saya ingin terus berkembang bersama teman-teman kreator lain,” urai Mohammad Irfan.
Berani Memulai, Terus Berkarya
Dengan semangat terus belajar dan membuka pintu kolaborasi ke berbagai pihak, Mohammad Irfan optimistis dapat memperluas kiprah di industri kreatif digital yang bergerak dinamis.
“(Saya) harap perjalanan sebagai kreator asal Rembang dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani memulai, terus berkarya, dan tidak takut berkembang di era digital,” akunya.