Citizen6, Yogyakarta: Mimpi kawasan Malioboro bebas dari kendaraan kini menjadi kenyataan. Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan space terhadap warganya dengan membentuk car freeday di kawasan Malioboro, yang digelar setiap Minggu, mulai pukul 05.00-09.00 WIB pagi.
Kepala UPT Malioboro Syarif Teguh Menjelaskan, Malioboro Car Freeday sudah di berlakukan sejak minggu lalu setelah melakukan uji coba sebanyak dua kali.
Malioboro Car Freeday yang dilakukan setiap hari Minggu ini, lanjut Syarif melibatkan komunitas yang ada di Malioboro. Tujuan akhir yang ingin dicapai ialah kawasan pedestrian yang nantinya akan diawali dari Malioboro.
"Embrional padestrian secara keseluruhan dapat direalisasikan pada awal 2016 mendatang," ujarnya, Senin 10 Februari 2014.
Terkait pembentukan car freeday, penutupan akses kendaraan bermotor setiap Minggu pagi dilakukan untuk menampilkan Malioboro yang ramah terhadap lingkungan.
"Hal ini sejalan dengan konsep pedestrian untuk menjadikan kawasan Malioboro sebagai kawasan pejalan kaki," jelasnya.
Berdasar hasil survey, dari seluruh kendaraan yang masuk ke Malioboro, 75 persen memiliki keperluan. Sedangkan 25 persen hanya sekadar melintas. Dengan demikian, dengan penutupan akses kendaraan bermotor tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran sebelum realisasi pedestrian secara penuh. (mar)
Penulis:
Amarrulloh
Yogyakarta, amarrulxxx@yahoo.co.id
Baca juga:
Wow.. Sepeda Tua ini Dihargai 15 Juta
Peresmian Kapel St Antonius Mlesen Yogyakarta
Belajar `Science` di Taman Pintar Yogyakarta
Disclaimer:
Citizen6 adalah media publik untuk warga. Artikel di Citizen6 merupakan opini pribadi dan tidak boleh menyinggung SARA. Isi artikel menjadi tanggung jawab si penulisnya.
Anda juga bisa mengirimkan link postingan terbaru blog Anda atau artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas, kesehatan, keuangan, wisata, kuliner, gaya hidup, sosial media, dan lainnya ke Citizen6@liputan6.com
Kepala UPT Malioboro Syarif Teguh Menjelaskan, Malioboro Car Freeday sudah di berlakukan sejak minggu lalu setelah melakukan uji coba sebanyak dua kali.
Malioboro Car Freeday yang dilakukan setiap hari Minggu ini, lanjut Syarif melibatkan komunitas yang ada di Malioboro. Tujuan akhir yang ingin dicapai ialah kawasan pedestrian yang nantinya akan diawali dari Malioboro.
"Embrional padestrian secara keseluruhan dapat direalisasikan pada awal 2016 mendatang," ujarnya, Senin 10 Februari 2014.
Terkait pembentukan car freeday, penutupan akses kendaraan bermotor setiap Minggu pagi dilakukan untuk menampilkan Malioboro yang ramah terhadap lingkungan.
"Hal ini sejalan dengan konsep pedestrian untuk menjadikan kawasan Malioboro sebagai kawasan pejalan kaki," jelasnya.
Berdasar hasil survey, dari seluruh kendaraan yang masuk ke Malioboro, 75 persen memiliki keperluan. Sedangkan 25 persen hanya sekadar melintas. Dengan demikian, dengan penutupan akses kendaraan bermotor tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran sebelum realisasi pedestrian secara penuh. (mar)
Penulis:
Amarrulloh
Yogyakarta, amarrulxxx@yahoo.co.id
Baca juga:
Wow.. Sepeda Tua ini Dihargai 15 Juta
Peresmian Kapel St Antonius Mlesen Yogyakarta
Belajar `Science` di Taman Pintar Yogyakarta
Disclaimer:
Citizen6 adalah media publik untuk warga. Artikel di Citizen6 merupakan opini pribadi dan tidak boleh menyinggung SARA. Isi artikel menjadi tanggung jawab si penulisnya.
Anda juga bisa mengirimkan link postingan terbaru blog Anda atau artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas, kesehatan, keuangan, wisata, kuliner, gaya hidup, sosial media, dan lainnya ke Citizen6@liputan6.com